Erick Thohir Yakin Ahok Tambah Elektabilitas Jokowi

CNN Indonesia | Sabtu, 09/02/2019 19:55 WIB
Erick Thohir Yakin Ahok Tambah Elektabilitas Jokowi Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin Erick Thohir menyebut bergabungnya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dengan PDIP akan menambah elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019.

Erick menyebut Ahok sebagai figur yang memiliki pendukung setia dan akan berdampak positif bagi Jokowi.

"Karena ketika fans atau pemilih dari Pak Ahok melihat ini hal positif," kata Erick saat ditemui di Rumah Aspirasi Rakyat #01, Jakarta, Sabtu (9/2).

Meski begitu, mantan bos Inter Milan tersebut belum bisa memastikan Ahok akan masuk sebagai juru kampanye Jokowi.


Keputusan itu, kata Erick, berada di PDIP. Sehingga saat ini TKN masih menunggu PDIP apakah Ahok akan terjun kampanye untuk mantan koleganya di Balai Kota DKI itu.

"Tergantung, nanti kita lihat. Masing-masing partai punya jurkam (juru kampanye), itu ada jurkam dan jubir (juru bicara). Sampai hari ini (Ahok) belum terdaftar," ucap dia.

Lebih lanjut, Erick mengatakan sebenarnya tanpa Ahok elektabilitas Jokowi terbilang aman. Pasalnya menurut berbagai survei saat ini elektabilitas Jokowi naik ke angka 56 persen, meninggalkan Prabowo dengan rentang 20 persen.

"Kalaupun kita menghitung lembaga-lembaga survei yang tidak ada di KPU, saya tidak mau sebutin namanya, kalau itu pun digabungkan, diakumulasikan, masih 15-18 persen bedanya. Jadi masih cukup jauh," klaim Erick.

Sebelumnya, Ahok merapat ke PDIP. Kabar itu mencuat usai lawatan Ahok ke markas PDIP di Bali diketahui publik. Ia pun terlihat mengenakan jaket dan menunjukkan kartu anggota PDIP.

"Iya, sudah sejak 26 Januari 2019. Waktu itu daftar di Jakarta," kata Ima kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/2).
[Gambas:Video CNN] (dhf/ugo)