AHY Sebut Kanker Ani Yudhoyono Agresif

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 18:49 WIB
AHY Sebut Kanker Ani Yudhoyono Agresif Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Putra sulung presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kanker darah yang dialami oleh ibundanya, Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono merupakan jenis kanker agresif.

AHY menceritakan sebelumnya tidak ada gejala-gejala mengkhawatirkan yang dialami oleh Ani Yudhoyono.

"Kankernya sangat agresif ini yang harus ditangani," kata AHY dalam perbincangannya dengan TVOne, Rabu (13/2).


Ani Yudhoyono menjalani perawatan di National University Hospital Singapura, sejak 2 Februari 2019. Kata AHY, tim dokter di Singapura telah berdiskusi dengan ketua tim dokter kepresidenan Azis Rani serta Kepala RSPAD Terawan Agus Putranto untuk mengangani perawatan Ani Yudhoyono.
Tim dokter kepresidenan dan Kepala RSPAD diutus oleh Presiden Joko Widodo.

"Kemarin beliau, kepala RSPAD dan ketua tim kepresidenan mendapat penjelasan dan berdiskusi secara langsung tentang opsi perawatan yang baik. Ini dilakukan agar tersinkronisasi dengan tim dokter singapura," kata AHY.

Selain itu, AHY juga mengatakan Presiden Jokowi telah menelepon langsung SBY. "Beliau (Jokowi) akan mendelegasikan dan memperhatikan treatment yang dijalani ibu Ani," katanya.
Ketua Komando Satuan tugas Utama (Kogasma) Demokrat itu berharap kondisi Ani Yudhoyono segera membaik. "Mudah-mudahan kerjasama tim dokter. Dan juga dunia medis bisa berkembang, ada tekonologi, metodologi, obat terbaru yang bisa mengobati kanker darah itu," katanya.

"Saya mohon doa yang tulus untuk kesembuhan ibu Ani," kata AHY.

Sementara, terkait kampanye, AHY mengatakan, justru Ani Yudhoyono yang memintanya untuk terus dekat dengan masyarakat.

"Ini yang membuat saya terharu. Ini bukan politisasi, justru ibu Ani yang menyuruh saya menyapa masyarakat. Tentunya ini menjadikan kekuatan tersendiri, justru ibu yang mendorong saya, utamanya di bulan-bulan terakhir Pemilu," katanya.

Sebab itu, dia akan mengatur waktur agar tetap berkampanye sambil menjaga ibunda.

Namun, katanya, keluarga tetap memprioritaskan untuk mendampingi Ani Yudhoyono agar bisa semangat, dan berjuang melawan sakitnya.

"Pak SBY akan mendampingi penuh. Saya dan adik saya bergantian, tetapi tentu saya tetap melakukan tugas di tanah air," katanya.
[Gambas:Video CNN] (ugo/gil)