KRL Dilempari Batu, Satu Penumpang Luka Ringan

CNN Indonesia | Kamis, 14/02/2019 20:25 WIB
KRL Dilempari Batu, Satu Penumpang Luka Ringan Ilustrasi KRL. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line jurusan Bogor-Jatinegara disebut terkena lemparan batu dari orang tak dikenal di kawasan Pasar Minggu, Kamis (14/2) siang. Satu orang penumpang dikabarkan mengalami luka ringan.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengatakan kejadian itu menerpa KRL Commuter Line 1787/1788 itu saat melintas antara stasiun Pasar Minggu - Pasar Minggu Baru pada pukul 14.55 WIB.

"Aksi vandalisme yang dilakukan tersebut mengakibatkan kaca jendela pecah dan seorang pengguna jasa mengalami luka ringan terkena serpihan kaca," kata dia, melalui pesan singkatnya, Kamis (14/2).


"Pengguna tersebut telah mendapatkan penanganan oleh petugas Sesampainya kesehatan di stasiun Pasar Minggu Baru dan selanjutnya kembali melanjutkan perjalanan menggunakan KRL selanjutnya," Eva melanjutkan.

Selain mengakibatkan satu penumpang luka ringan, Eva menyebut aksi itu membuat layanan KRL terganggu. Pihaknya pun menyesalkan aksi vandalisme tersebut.

"Sementara pelayanan KRL KA 1787 tujuan Jatinegara tersebut hanya beroperasi sampai dengan Stasiun Tanah Abang dan selanjutnya kembali ke Dipo untuk menjalani proses penggantian kaca," ungkap dia.

Terkait aksi vandalisme itu, Eva menyebut pihaknya rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah di sekitar jalur rel KRL.

"PT KCI secara berkala terus melakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat dan sejumlah sekolah yang terletak berdekatan dengan jalur rel, sosialisasi dilakukan dengan memberikan pemaparan terkait aksi vandalisme yang dapat membahayakan pengguna jasa hingga terganggunya pelayanan KRL," tutur dia.

"PT KCI mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga perjalanan KRL Commuter Line dengan tidak melakukan aksi vandalisme," tandasnya.

Eva pun menyebut vandalisme terhadap KRL ini bukan yang pertama. "Sudah pernah juga sebelumnya di daerah lintas barat," imbuh dia.

Diketahui, pelemparan batu terhadap KRL maupun kereta api jarak jauh kerap terjadi. Jikapun ada yang tertangkap polisi, pelaku mengaku hanya iseng.

(arh/sur)