Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengatakan kejadian itu menerpa KRL Commuter Line 1787/1788 itu saat melintas antara stasiun Pasar Minggu - Pasar Minggu Baru pada pukul 14.55 WIB.
"Aksi vandalisme yang dilakukan tersebut mengakibatkan kaca jendela pecah dan seorang pengguna jasa mengalami luka ringan terkena serpihan kaca," kata dia, melalui pesan singkatnya, Kamis (14/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengakibatkan satu penumpang luka ringan, Eva menyebut aksi itu membuat layanan KRL terganggu. Pihaknya pun menyesalkan aksi vandalisme tersebut.
"PT KCI secara berkala terus melakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat dan sejumlah sekolah yang terletak berdekatan dengan jalur rel, sosialisasi dilakukan dengan memberikan pemaparan terkait aksi vandalisme yang dapat membahayakan pengguna jasa hingga terganggunya pelayanan KRL," tutur dia.
"PT KCI mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga perjalanan KRL Commuter Line dengan tidak melakukan aksi vandalisme," tandasnya.
Diketahui, pelemparan batu terhadap KRL maupun kereta api jarak jauh kerap terjadi. Jikapun ada yang tertangkap polisi, pelaku mengaku hanya iseng.
(arh/sur)