YLKI Minta Rencana KRL Premium Dibatalkan

CNN Indonesia | Sabtu, 22/12/2018 20:06 WIB
YLKI Minta Rencana KRL Premium Dibatalkan Kawasan Dukuh Atas sebagai Kawasan Transit Terpadu (Transit Oriented Development/TOD) pertama di Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta manajemen PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) membatalkan rencana penyediaan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line kelas premium. Menurut YLKI, kehadiran kelas premium justru kontra produktif bagi konsumen KRL.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan KRL premium justru menandai kemunduran manajemen KCI. Sebab, tidak ditemukan kategori kelas dalam layanan commuter line di seluruh negara.

"Yang sekarang ini sudah benar, kok mau diruntuhkan lagi. Aneh bin ajaib," kata Tulus dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/12).


Ia menilai kehadiran KRL premium berpotensi menyingkirkan KRL reguler. Pemberlakuan KRL premium juga dinilai membuka peluang bagi pelanggaran hak-hak konsumen KRL.

Ketimbang memberikan layanan KRL premium, Tulus bilang, seharusnya KCI fokus pada pembenahan pelayanan, seperti perbaikan infrastruktur dan penambahan rangkaian kereta.

"Sehingga KRL sebagai angkutan masal bisa mengangkut penumpang lebih banyak, dengan keandalan dan pelayanan yang prima," imbuhnya.

Tekanan Finansial

Pihak YLKI menduga, KCI tengah mengalami tekanan finansial. Imbasnya, manajemen harus melakukan diversifikasi sumber pendapatan melalui pengoperasian KRL premium.

Sumber tekanan finansial, lanjutnya, berasal dari dana sektor kegiatan penugasan pemerintah (PSO) yang terlambat dicairkan. Sehingga manajemen terpaksa menambal pendapatan lewat inovasi seperti KRL premium.

Soal itu Tulus mengatakan KCI bisa menambah pendapatan di luar pendapatan tiket melalui iklan.

"Asal jangan iklan rokok, karena melanggar regulasi," kata Tulus.

Rencananya, KCI sendiri akan menyiapkan rangkaian KRL premium mulai 2019 mendatang. KRL premium memiliki perbedaan dengan rangkaian KRL reguler yang kerap digunakan penumpang Jabodetabek.

VP Komunikasi KCI Eva Chairunisa mengatakan KRL premium bertujuan memberikan variasi layanan kepada masyarakat. Salah satu pembeda dengan rangkaian yang ada hari ini, yakni fasilitas wi-fi.

"Direncanakan nanti seperti itu (ada fasilitas wifi)," kata Eva kepada CNNIndonesia.com, Jumat (21/12). (ulf/fea)