Juru bicara TKN Arya Sinulingga mengatakan Jokowi sudah mengerjakan seluruh hal berkaitan dengan tema itu.
"Yang dibahas malam ini sudah dilakukan Pak Jokowi selama 4 tahun. Namanya orang sudah mengerjakan banyak hal pasti tidak akan banyak yang harus disiapkan," ujar Arya dalam keteranganya, Minggu (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi akan ditepis kalau dikatakan infrastruktur hanya untuk orang kaya. Sebab di desa banyak banget pembangunan," ujarnya.
"Itu semua akan dibuka semua nanti (dalam debat -red)," ujar Arya.
Sementara, Influencer TKN Inas Nasrullah Zubir mengatakan banyak prestasi Jokowi yang mesti diketahui oleh publik. Dalam sektor lingkungan hidup, ia berkata Jokowi mendapat pengakuan dunia karena berhasil menangani kebakaran hutan.
"Kebakaran hutan mana pernah lagi kita dengar. Itu kan prestasi besar dari Pak Jokowi," ujar Inas.
Ia berkata, Jokowi meyakini bahwa ketersediaan infrastruktur pangan merupakan jalan untuk swasembada dan kedaulatan pangan.
"Prabowo ngomong berbusa seperti apapun tidak akan bisa swasembada pangan sebelum membereskan masalah di hulunya. Jadi Pak Jokowi sedang focus memperbaiki masalah di hulunya," ujarnya.
Sementara di sektor energi, Jokowi diklaim tidak hanya fokus melakukan nasionalisasi. Ia menyebut Jokowi juga fokus mengakaji energi terbarukan, salah satunya mengkaji untuk membuat bio etanol.
Pengamat politik Bawono Kumoro memprediksi tema pangan akan paling dominan dalam bedat capres kedua ketimbang tiga tema lain. Sebab, ia menyebut Prabowo bakal melakukan serangan ke arah Jokowi lewat isu impor dan swasembada beras.
"Prabowo akan melakukan serangan melalui isu pangan seperti impor pangan dan swasembada beras," ujar Bawono dalam pesan singkat.
Meski bakal diserang di sektor pangan, ia menyebut Jokowi sebagai petahana tetap dapat diuntungkan karena dapat mempromosikan capaian yang dilakukannya selama menjabat.
Kebijakan BBM satu harga dan penyediaan listrik, lanjutnya, juga menjadi amnuisi andalan Jokowi di debat kedua.
"Kedua sektor ini menjadi kebutuhan utama publik di Indonesia selain pangan," ujarnya.
Sementara di sektor pangan, ia menilai Jokowi juga mampu mengandalkan stabilitas harga pangan sebagai cara untuk menghalau serangan Prabowo. Perbaikan data luas tanah sawah dan produksi beras juga dapat diandalkan.
"Untuk infrastruktur, tidak ada negara yang maju tanpa infrastruktur," ujarnya.
Lebih dari itu, ia menyebut Jokowi telah memacu pertumbuhan ekonomi dan meyiapkan industri untuk generasi milenial.
[Gambas:Video CNN] (panji/ugo)