BPN Minta Moderator Debat Pilpres Kedua Dievaluasi

Tim, CNN Indonesia | Senin, 18/02/2019 04:35 WIB
BPN Minta Moderator Debat Pilpres Kedua Dievaluasi Ferry Mursidan Baldan . (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./Koz/mes/15.)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ferry Mursidan Baldan meminta moderator dalam debat Pilpres 2019 yang digelar pada Minggu (17/2) malam dievaluasi.

Alasannya kata Ferry sebab kedua moderator telah berlaku tak sopan hingga berani memotong ucapan kedua kandidat calon presiden, baik Jokowi maupun Prabowo di arena debat.

"Tidak tepat dalam pelaksanaan debat bahwa moderator harus segera dievaluasi karena moderator itu jangan memotong (ucapan kandidat)," kata Ferry di Hotel Sultan, Jakarta.


Dia pun mafhum soal debat yang memang dibatasi waktu sehingga para kandidat harus mentaati pembagian waktu bicara yang sudah diatur sebelumnya.

Hanya saja kata Ferry daripada memotong pembicaraan akan lebih bagus jika moderator memberi isyarat kepada kandidat yang kehabisan waktu untuk menghentikan ucapannya.

"Irama motong (pembicaraan) itu merusak. Ini kan debat yang diatur undang-undang yang memberikan argumentasi alasan cerdas memilih Presiden bukan soal ketepatan waktu seharusnya cukup kode saja," kata Ferry.

Dalam debat kedua yang mempertemukan dua kandidat capres ini dimoderatori oleh Anisha Dasuki dan Tommy Tjokro.

Dalam debat baik Jokowi maupun Prabowo sempat diingatkan berulang kali perihal habisnya waktu saat mereka berbicara.

Bahkan ada satu momen dimana Prabowo tak menggubris permintaan moderator untuk segera berhenti bicara lantaran waktunya sudah habis. Moderator pun kemudian berulang kali mengingatkan Prabowo untuk diam. (tst/age)