Soal Lahan, Putra Amien Rais Sebut Jokowi Tak Paham Negara

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 03:43 WIB
Soal Lahan, Putra Amien Rais Sebut Jokowi Tak Paham Negara Hanafi Rais menyebut Jokowi salah mengenai kepemilikan tanah Prabowo seperti yang terungkap di debat capres kedua, Minggu (17/2) malam. (Foto: Arie Riswandy
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi, Hanafi Rais menilai calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo tidak paham negara. Bukti yang disinggung Hanafi yakni ketika Jokowi menyebut Prabowo menguasai lahan ratusan ribu hektar.

Jokowi mengungkit lahan yang dikuasai Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh saat debat capres kedua. Dia mengutarakan hal itu menanggapi Prabowo yang mengkritik pembagian sertifikat lahan yang dilakukan pemerintah.

"Jadi kalau Pak Jokowi kepada Pak Prabowo mengatakan Pak Prabowo memiliki tanah sekian hektar seperti yang di debat itu, dia sebenarnya nggak paham negara," ujar Hanafi Rais Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (19/2).


Menurut Hanafi, Jokowi jelas keliru. Dia menegaskan bahwa tanah yang disinggung Jokowi bukan milik Prabowo, melainkan milik negara. Prabowo hanya memperoleh hak guna usaha (HGU) untuk mengelolanya. Prabowo pun telah melalui mekanisme hukum yang legal hingga mendapatkan HGU atas tanah tersebut.


"Pernyataan itu yang salah karena itu menunjukkan kebodohan, eh bukan kebodohanlah, menonjolkan kekeliruan atau ketidakpahaman seorang Jokowi yang sudah menjadi presiden selama hampir 5 tahun ini soal HGU," tutur Hanafi.

Hanafi mengaku paham dengan Prabowo yang tidak terpancing emosi ketika Jokowi menyinggung soal lahan di Kalimantan Timur dan Aceh. Menurutnya, Prabowo sudah tahu dirinya sedang dipancing agar bersikap emosional.

Wakil Ketua Dewan Penasehat BPN Prabowo - Sandi Hidayat Nur Wahid mengatakan hal serupa. Menurutnya, Prabowo memang diprovokasi agar menanggapi dengan emosional. Dengan begitu, kata Hidayat, kubu lawan akan merasa unggul jika Prabowo kalap dan larut dalam emosi.

"Tapi Pak Prabowo justru tetap bisa mengapresiasi, tapi sekaligus juga tetap bisa menjawab jawaban yang relatif bisa memuaskan dan meyakinkan banyak pihak bahwa beliau tidak seperti yang dituduhkan," imbuh Hidayat.


Jokowi menyinggung lahan yang dikuasai Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh pada debat capres kedua, Minggu malam (17/2). Jokowi mengatakan itu untuk menanggapi Prabowo yang mengkritik program bagi-bagi sertifikat ala pemerintah.

Prabowo lalu mengakui bahwa dirinya memang mengelola ratusan ribu hektar yang disebut Jokowi. Namun, dia menegaskan bahwa itu adalah milik negara. Prabowo mengaku dirinya memperoleh HGU untuk mengelola lahan yang dimaksud Jokowi. Dia juga menganggap lebih baik dikelola sendiri daripada jatuh ke tangan asing. (bmw/rea)