"Karena debat ini supaya bisa lebih tenang, lebih nyaman, dan lebih fokus, jumlah pendukung diusulkan dikurangi. Nanti jumlahnya ya kurang lebih 50-an saja dari masing-masing pasangan calon," kata Ketua KPU Arief Budiman usai rapat evaluasi di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pengurangan jatah penonton, KPU akan menunjuk tim khusus untuk mengatur ketertiban debat. Hal ini menyusul keributan antara pendukung Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi nyang dipicu ucapan Jokowi soal kepemilikan lahan Prabowo.
Jatah penonton dari masing-masing pendukung capres-cawapres akan dikurangi di arena debat. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengatakan di kursi para pendukung sempat ada protes dari pihaknya terkait ucapan Jokowi soal kepemilikan lahan Prabowo di Aceh Tengah dan Kalimantan Timur.
Selain protes dari BPN, debat capres kedua juga diwarnai aksi saling sorak antara pendukung kedua pasangan calon. Pendukung pasangan calon Jokowi-Ma'ruf menyoraki kubu Prabowo dengan kalimat 'Tukang Bohong'. Sedangkan pendukung Prabowo-Sandi menyoraki kubu Jokowi dengan kalimat 'Raja Utang'. (dhf/wis)
Jatah penonton dari masing-masing pendukung capres-cawapres akan dikurangi di arena debat. (CNN Indonesia/Hesti Rika)