Pasalnya, kata Anggota Ombudsman Alamsyah Saragih jagung bisa digantikan oleh gandum sebagai pakan ternak. Sementara, aku dia, ada penurunan permintaan jagung untuk kebutuhan pakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada debat capres kedua, 17 Februari, Jokowi mengklaim pemerintah berhasil menurunkan impor jagung dari 3,5 juta ton pada 2015 menjadi 180 ribu ton pada 2018. Artinya, kata dia, ada produksi 3,3 juta oleh petani.
"Menurut saya itu bukan informasi yang pas untuk disampaikan ke publik. Apalagi itu bisa menyebabkan kita tidak mawas diri dan tiba-tiba bisa merugikan apabila sebuah data dimanipulasi dan menyebabkan masalah dalam keputusan itu bisa merugikan ke publik," jelas Alamsyah.
"Maka Ombudsman memutuskan untuk mendalami apakah ini lebih banyak terjadi karena substitusi dari jagung kepada gandum," kata Alamsyah.
Setelah pemerintah membatasi impor jagung, total impor lantas merosot menjadi 1,52 juta ton pada tahun 2016. Impor jagung menukik pada 2017 menjadi 517,49 ribu ton. Sepanjang 2018, tren impor jagung kembali merangkak naik menjadi 737,22 ribu ton.
(bin/arh)