Soal Lahan Prabowo, BPN Nilai Wapres JK Sosok Objektif

CNN Indonesia | Kamis, 21/02/2019 23:45 WIB
Soal Lahan Prabowo, BPN Nilai Wapres JK Sosok Objektif Poltiikus Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyebut Wapres JK objektif soal lahan Prabowo. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria, menyebut pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terkait status kepemilikan lahan Prabowo di Kalimantan Timur objektif.

Sebelumnya, JK mengatakan lahan ribuan hektar milik Prabowo telah sesuai aturan. Ia pun mengaku meneken Hak Guna Usaha (HGU) itu saat masih menjabat sebagai wakil presiden pada tahun 2004.

"JK ini orang yang bijaksana, orang yang obyektif, dia bicara apa adanya karena waktu itu JK juga yang bilang ke Agus Martowardoyo [saat itu Dirut Bank Mandiri], jangan kasih ke yang lain, kasih ke pribumi," ucap Riza dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (21/2).

Alih-alih melanggar hukum, Riza menyebut Prabowo justru telah menyelamatkan aset negara yang mau diambil alih oleh asing, karena lahan itu termasuk kredit macet yang ditangani Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan Bank Mandiri.

"Itu justru mau diambil alih asing, ada Singapura yang minat, ada Malaysia, bahkan ada Inggris. Prabowo itu artinya dia mengambil alih masalah dan menyelesaikan masalah saat itu. Negara kan cukup kekurangan likuiditas pada saat itu US$150 juta," ucap dia.

"Itu jelas, itu namanya nasionalis patriotik," imbuh dia.

Pembahasan soal kepemilikan lahan ini muncul dalam debat capres yang digelar Minggu (17/2) malam. Capres petahana Joko Widodo menyebut Prabowo memiliki 120 ribu hektare lahan di Aceh Tengah dan 220 ribu hektare lahan di Kalimantan Timur.

Prabowo pun mengakui bahwa ia memang memiliki ratusan ribu lahan di wilayah tersebut namun dalam bentuk HGU.

[Gambas:Video CNN]


(mts/arh)