PAN Respons Lahan Amien Rais: Hasto Tendensius ke Tokoh Islam

CNN Indonesia | Kamis, 21/02/2019 20:31 WIB
PAN mempertanyakan maksud Sekjen PDIP Hasto yang hanya menyinggung lahan Amien Rais dan tidak menyinggung lahan yang dimiliki oleh sejumlah kiai lainnya. Kepemilikan lahan Amien Rais di Yogyakarta disinggung Sekjen PDIP Hasto. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (Wasekjen PAN) Saleh Partaonan Daulay menilai Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto telah memberikan pernyataan yang tendensius terhadap tokoh Islam, khususnya yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Pernyataan itu disampaikan Saleh saat diminta untuk menanggapi pernyataan Hasto yang menyinggung luas lahan yang dimiliki oleh Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Yogyakarta.

Menurutnya, pernyataan Hasto tersebut jauh dari konteks pembicaraan yang hadir dalam debat putaran kedua Pilpres 2019, Minggu (17/2) lalu. Dia pun meminta Hasto berhati-hati dalam memberikan komentar.


"Hasto ini kelihatan tendensius kepada tokoh Islam, terutama yang terorganisasi di PA 212. Pernyataan itu sangat jauh dari konteks," kata Saleh kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/2).


Saleh menerangkan lahan yang dimiliki oleh Amien Rais tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan lahan yang dimiliki oleh pihak lain. Menurutnya, lahan-lahan tersebut digunakan oleh Amien Rais untuk mendirikan pesantren.

Dia pun mempertanyakan alasan Hasto hanya menyinggung lahan Amien Rais dan tidak menyinggung lahan yang dimiliki oleh sejumlah kiai lainnya.

Menurutnya, langkah tidak menyinggung lahan milik kiai lain itu membuktikan bahwa pernyataan Hasto bersifat tendensius terhadap tokoh-tokoh Islam yang tergabung dalam PA 212.

"Kalau itu [lahan Amien Rais] dipersoalkan, itu berapa banyak pesantren yang dimiliki para kiai. Kenapa itu tidak dipersoalkan Hasto juga, apa dia mau persoalkan itu juga? Kalau mau dipersoalkan silakan, tapi kalau tidak berarti tendensius dia," ucapnya.


Ia mempertanyakan urusan Hasto menyinggung luas lahan yang dimiliki oleh Amien. Saleh pun balik bertanya kepada Hasto, apakah dirinya boleh mempertanyakan luas lahan yang dimiliki oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Itu tidak ada urusan dengan Hasto. Nanti saya tanya berapa lahannya Megawati, boleh enggak saya tanya berapa luas [lahan] Megawati atau berapa luas lahan Hasto?" ucap anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu.

Dia pun mengajak pihak-pihak yang berada di barisan pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin berhenti memainkan isu-isu soal kepemilikan lahan ini.

Saleh berkata, isu ini tidak bergunan untuk terus diperbincangkan. Menurutnya, bila pihak pengusung Jokowi-Ma'ruf ingin membahas isu soal kepemilikan lahan maka harus membuka secara menyeluruh dan tidak membongkar luas lahan yang dimiliki satu pihak saja.

"Harus berhenti, tidak ada gunanya. Kalau dia mau telisik luas tanah Amien ya telisik semua. Pesantren semua ditelisik, silakan. Kiai juga banyak yang punya luas tanahnya, pasti para kiai tersinggung juga," tuturnya.

PAN Respons Lahan Amien Rais: Hasto Tendensius ke Tokoh IslamSekjen PDIP Hasto singgung penguasaan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Sebelumnya, Hasto menyatakan pernyataan Jokowi dalam debat capres kedua tentang penguasaan lahan membuat Prabowo dan Amien Rais mati kutu.

"Sosok seperti Prabowo dengan tanahnya yang begitu luas dan demikian halnya dengan Amien Rais dengan lahan-lahannya di Yogyakarta langsung mati kutu," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Rabu (20/2).

Hasto pun tak heran jika jawaban Jokowi soal lahan Prabowo membuat heboh. Ia berkata hal itu terjadi karena Prabowo dan Amien, yang juga menjabat Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, kerap berkoar soal penguasaan tanah oleh segelintir elite. Menurut Hasto, jawaban Jokowi itu juga sekaligus membantah tudingan Prabowo dan Amien Rais soal tanah yang dikuasai oleh elite itu.

(mts/DAL)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK