Demokrat Tolak Debat Dwifungsi TNI dengan Anak Buah Luhut

CNN Indonesia | Sabtu, 23/02/2019 21:15 WIB
Demokrat Tolak Debat Dwifungsi TNI dengan Anak Buah Luhut Wasekjen Demokrat, Rachland Nashidik, menolak debat dengan anak buah Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan terkait rencana pengaktifan TNI di kementerian/lembaga. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik, menolak debat terbuka dengan anak buah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terkait rencana pengaktifan kembali TNI di kementerian dan lembaga.

Rachland menjelaskan bahwa ia menolak karena ingin menguji pemikiran Luhut, bukan bawahannya. Bagi Rachlan, jika ia meladeni anak buah Luhut, maka ia menyetujui bahwa dalam pemikiran terdapat birokrasi antara atasan dan bawahan. 

"Dalam pemikiran semua orang setara, tidak ada atasan atau bawahan," kata Rachland kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (23/2). 


"Dengan demikian belum tentu bawahan Pak Luhut lebih bodoh. Bisa jadi beliau menilai bawahannya lebih pintar, tapi yang mau kita uji adalah pemikiran Pak Luhut, bukan bawahannya," tambahnya. 

Rachland meyakini ia bukan satu-satunya pihak yang menolak kebijakan tersebut. Ia mempersilakan publik untuk memberikan penilaian terhadap kebijakan tersebut.

"Silahkan publik menilai sendiri. Satu hal pasti, saya dan Anda tidak sendirian dalam menolak rencana kebijakan neo-dwifungsi TNI ala Presiden Jokowi," katanya.

Demokrat Tolak Debat Dwifungsi TNI dengan Anak Buah LuhutMenko Luhut Panjaitan usul anak buahnya terima tantangan Demokrat soal debat dwifungsi TNI. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Sebelumnya, penggawa Partai Demokrat itu menantang Luhut dalam debat terbuka soal rencana dwifungsi TNI. Tantangan tersebut disampaikan Rachland melalui akun Twitter pribadinya @RachlanNashidik, Jumat (22/2). 
Dalam cuitannya, Rachland juga melampirkan foto berita berjudul 'Perwira Aktif TNI Masuk Lembaga Sipil, Luhut : Ada yang Keberatan?'

"Saya keberatan. Saya undang Luhut Binsar Pandjaitan berdebat terbuka mengenai ini menghadapi saya," tutur Rachland.

Alih-alih menerima tantangan debat, Luhut justru menunjuk Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Atmaji Soemarkidjo, untuk melayani Rachland.

"Nanti lah saya cari, suruh anak-anak itu datang ini sama Pak Atmaji," ujar Luhut sambil melempar senyum.

(ulf/has)