Tantangan dilontarkan Rachland melalui akun Twitter pribadinya @RachlanNashidik, Jumat (22/2). Dalam cuitannya, Rachland juga melampirkan foto berita berjudul 'Perwira Aktif TNI Masuk Lembaga Sipil, Luhut : Ada yang Keberatan?'
"Saya keberatan. Saya undang Luhut Binsar Pandjaitan berdebat terbuka mengenai ini menghadapi saya," tutur Rachlan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus ada yang berani menghadapi," ucap Rachland.
Rachland Nassidik. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho) |
"Partai Demokrat mengutus Wasekjen @RachlanNashidik, silakan Pak Luhut menghadapi sendiri atau bisa didampingi siapa saja boleh, boleh minta bantu intelektual siapapun," kata dia.
Andi berharap Luhut tak membatalkan tantangannya. Terutama ketika sudah ada pihak yang siap berdebat perihal polemik pemberian jabatan kepada perwira TNI aktif di lembaga sipil.
"Karena Partai Demokrat serius dan punya prinsip dan pengetahuan luas soal ide liar Dwi Fungsi TNI ala Jokowi," ucap Andi.
Andi Arief. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Masuknya perwira TNI ke kementerian dan lembaga sipil ini masih digodok bersama revisi UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. Namun wacana tersebut menuai polemik dari sejumlah pihak.
Kelompok yang tidak setuju menganggap rencana pemerintah itu sebagai revitalisasi dwifungsi ABRI yang pernah berjaya di masa Orde Baru. (bmw/osc)
Rachland Nassidik. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Andi Arief. (CNN Indonesia/Hesti Rika)