Aktivis Minta Kivlan Tunjukkan Bukti Wiranto Dalang Rusuh 98

CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 18:09 WIB
Aktivis 98 menegaskan akan memberikan peringatan keras untuk Jokowi agar tidak lagi mengangkat menteri yang tercatat pernah terlibat kasus kejahatan HAM. Aktivis Kamisan di depan Istana Negara menolak diangkatnya Wiranto sebagai Menkopolhukam tahun 2016 lalu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktivis 98 Wahab Talaohu meminta mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal (purn) Kivlan Zen untuk segera membuktikan tudingannya terkait keterlibatan mantan Panglima ABRI Wiranto sebagai dalang kerusuhan Mei 1998 dan dan turut melengserkan Presiden ke-2 RI Soeharto.

Menurutnya, dugaan keterlibatan Wiranto harus diusut tuntas dan sosok yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu harus segera ditangkap bila terbukti bersalah.

"Terkait pernyataan Kivlan, kami minta dia membuktikan saja. Saya meminta segera diusut tuntas saja Wiranto, kalau dia bersalah segera ditangkap," kata Wahab dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/2).


Dia pun menegaskan pihaknya konsisten dan terus mengingatkan kepada Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM).


Wahab menuturkan pihaknya juga akan mendesak Jokowi agar tidak mengangkat orang-orang yang tercatat pernah melakukan kejahatan HAM dan ekonomi lagi sebagai menteri bila kelak terpilih menjadi Presiden RI untuk kedua kalinya. Menurutnya, pihaknya akan memberi peringatan keras bila Jokowi melakukan hal tersebut.

"Kami Aktivis 98 sepakat siapapun yang tangan badannya berlumuran darah tidak boleh dipakai sebagai menteri Jokowi di periode kedua. Kalau tidak, kami akan memperingatkan keras Jokowi," ucap dia.

Aktivis 98: Kalau Wiranto Bersalah Segera DitangkapWiranto bantah terlibat kasus kerusuhan Mei 1998. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Lebih dari itu, Wahab menuding, Kivlan sebagai kepanjangan tangan dari pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk membangun friksi yang tajam di internal TNI-Polri serta ekskalasi kekacauan jelang Pilpres 2019.

Aktivis 98: Kalau Wiranto Bersalah Segera DitangkapKivlan Zen tuding Wiranto terlibat kasus HAM 98. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)

Sebelumnya, Wiranto menantang Kivlan dan Prabowo untuk membuktikan siapa dalang kerusuhan Mei 1998 dengan melakukan 'sumpah pocong.'

"Oleh karena itu saya berani sumpah pocong saja. 1998 itu yang menjadi bagian dari kerusuhan itu saya, Prabowo (atau) Kivlan Zen? Sumpah pocong kita. siapa yang sebenarnya dalang kerusuhan itu?" kata Wiranto di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (26/2).

Mantan Panglima ABRI itu mengatakan perlu melakukan 'sumpah pocong' agar masalah tersebut jelas. Wiranto juga meminta Kivlan tak asal menuduh. Ia mengklaim melakukan berbagai langkah agar kerusuhan yang terjadi pada 13 hingga 15 Mei 1998 tak meluas.

"Bukan saya sebagai dalang kerusuhan. Saya mencegah kerusuhan terjadi, dan ternyata tiga hari saya sudah mampu mengamankan tensi ini," ujarnya.

(mts/DAL)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK