"Iya nanti Pak Presiden yang membuka sekitar pukul 12.30 WIB," kata Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon.
Helmy mengatakan acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU merupakan amanat muktamar. Acara tersebut wajib digelar dua kali dalam kepengurusan periode 2015-2020. Sebelumnya acara tersebut dihelat di Lombok, NTB, pada 2017 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mandat sejati dari kekuasaan adalah kemaslahatan rakyat, kesejahteraan sebesar-besar rakyat Indonesia," katanya dikonfirmasi terpisah.
Menurut Robikin, dalam Masail Waqiiyyah yang akan dibahas antara lain mencakup bahaya sampah plastik, niaga perkapalan, bisnis money game, dan sel punca.
Kemudian dalam Masail Maudluiyah yang dibahas masalah kewarganegaraan dan hukum negara, konsep Islam Nusantara, dan politisasi agama. Sementara itu dalam Masail Diniyah Qanuniyah yang dibahas antara lain UU Anti-Monopoli dan Persaingan Usaha serta RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.
"Di bagian rekomendasi, NU tengah mengkaji agar Pemerintah mempertimbangkan kembali pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) untuk mengatasi defisit pasokan energi dalam jangka panjang," ujar Robikin.