Rencananya, Fanani akan diperiksa pada Kamis (28/2) hari ini untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi dana kemah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saksi yang dari Yogyakarta ini hanya klarifikasi saja terkait kegiatan riil," ujarnya.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak saat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Kamis (7/2). (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati) |
Lebih lanjut, penyidik bakal memeriksa Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Irfanus Rasman pada Jumat (1/3) esok.
"Irfan hari Jumat besok," ucap Bhakti.
"Bukti sudah cukup, kita tetap harus mengklarifikasi sejumlah saksi-saksi lain dari PP Pemuda Muhammadiyah," kata Bhakti saat dikonfirmasi, Jumat (22/2).
Ia menuturkan dalam kasus tindak pidana korupsi, pihaknya mesti lebih dulu mengantongi bukti bahwa benar terjadi kerugian negara. Atas dasar itu, sambungnya, hingga kini pihaknya juga masih belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
Jajaran pengurus GP Ansor saat bertemu Presiden Jokowi. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay) |
Dalam acara Kemah Pemuda Islam Indonesia yang berlangsung 2017 silam ada dua organisasi kemasyarakatan yang menerima dana dari Kemenpora dengan total dana Rp5 miliar untuk pelaksanaan kegiatan tersebut yakni, Pemuda Muhammadiyah dan Gerakan Pemuda Ansor.
Berdasarkan penelusuran polisi, laporan pertanggungjawaban GP Ansor tidak ditemukan penyimpangan. Sementara dalam laporan pertanggungjawaban Pemuda Muhammadiyah diduga terdapat penggunaan dana fiktif sebesar kurang dari setengah anggaran.
Lihat juga:Kubu Prabowo Merasa Dikriminalisasi Aparat |
Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa 20 saksi. Para saksi berasal dari Kemenpora hingga pengurus PP Pemuda Muhammadiyah.
Ketua Umum PP Muhammadiyah kala itu Dahnil Anzar Simanjutak diketahui juga sudah dua kali diperiksa polisi. Selain itu, Dahnil diketahui juga telah mengembalikan dana sebesar Rp2 miliar kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selaku pihak penyelenggara acara Kemah Pemuda Islam.
[Gambas:Video CNN] (dis/arh)
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak saat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Kamis (7/2). (
Jajaran pengurus GP Ansor saat bertemu Presiden Jokowi. (