"Jogja dan Solo jadi satu dimensi yang memiliki potensi konflik komunal di situ," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di situ juga sangat rawan politik identitas ya yang mengarah pada intoleransi," ujarnya.
"Penegakan hukum juga dilakukan bila peristiwa tersebut terjadi dan ada tersangkanya," ucap Dedi.
Sebelumnya, Polri juga telah mengungkapkan 10 Polda yang memiliki kerawanan tinggi pada pelaksanaan Pemilu 2019. Yakni Polda Maluku Utara, Polda Metro Jaya, Polda NTT, Polda Papua, Polda Gorontalo, Polda Maluku, Polda Papua Barat, Polda Aceh, Polda Kepulauan Riau, Polda Sulawesi Tengah.
Sedangkan untuk tingkat kota, daerah yang rawan di antaranya Gorontalo, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Depok, Ternate, Langsa, Kepulauan Tidore, Banjar, Bengkulu, dan Jogja.
[Gambas:Video CNN] (dis/arh)