Jokowi Ingatkan Siswa SMA Taruna Nusantara soal Revolusi 4.0

CNN Indonesia | Senin, 04/03/2019 14:16 WIB
Jokowi Ingatkan Siswa SMA Taruna Nusantara soal Revolusi 4.0 Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada siswa SMA Taruna Nusantara. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada para siswa SMA Taruna Nusantara untuk siap menghadapi perubahan dalam arus revolusi industri 4.0. Jokowi meminta para siswa bisa beradaptasi dengan perubahan dunia global dan mulai masuk ke Indonesia.

Istilah revolusi 4.0 identik dengan perubahan teknologi. Revolusi 4.0 mengaburkan batas antara bidang fisik, digital dan biologis. Sederhananya, revolusi industri keempat akan mengacu pada bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), kendaraan otonom, dan internet saling memengaruhi kehidupan manusia.

Jokowi mengatakan para siswa juga harus mulai belajar dengan sistem pemerintahan yang mulai berbasis teknologi, seperti e-government, e-planning, e-budgeting, hingga e-procurement.


"Anak-anak harus siap mengenai ini, siswa harus siap mengenai ini," kata Jokowi kepada 366 siswa SMA Taruna Nusantara, di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (4/3).
Jokowi mengatakan pihak sekolah juga harus melakukan perubahan dan berani mengubah rutinitas yang dianggap sudah tertinggal.

Mantan Wali Kota Solo itu menyebut kualitas dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) Indonesia harus ditingkatkan guna menghadapi perubahan dunia, terutama teknologi yang begitu cepat.

"Inilah para siswa yang saat ini dengan adanya perubahan-perubahan itu perlu segera belajar," ujarnya.

Jokowi memaparkan saat ini sejumlah negara di dunia telah mengembangkan artificial intelligence (kecerdasan buatan), virtual reality, big data.

Selain itu, di bidang keuangan, kata Jokowi juga sudah muncul cryptocurrency, alias mata uang digital.

"Kita harus ngerti, kita harus tahu. Karena kalau tidak, kita hanya belajar rutinitas padahal perubahan di luar, ditinggal kita. Sepandai apapun ditinggal kita. ini harus kita ngerti, paham," tuturnya.

Main Pingpong Tanpa Bola

Jokowi lantas menceritakan pengalamannya bermain pingpong dengan teknologi virtual reality di Kantor Facebook, Amerika Serikat.

Menurut Jokowi, saat berkunjung sekitar 3 tahun lalu, dia diajak pendiri Facebook Mark Zuckerberg bermain pingpong dengan memakai kacamata besar.

Jokowi mengungkapkan dirinya seperti bermain pingpong sungguhan, padahal tak ada meja dan bola pingpong yang sebenarnya.

"Saudara bisa bayangkan gimana kita main pingpong, pang ping pang ping, tapi enggak ada bola dan mejanya. Persis 100 persen kayak kita main bola (pingpong)," kata dia.
Jokowi mengaku dirinya lantas bertanya kepada Mark apakah virtual reality itu bisa diterapkan untuk permainan bola.

Menurut Jokowi, Mark menyampaikan bahwa teknologi itu bisa digunakan untuk permainan apapun, termasuk sepakbola.

"Artinya apa? Suatu saat nanti ada orang main bola tapi tidak di lapangan bola dan tidak ada bolanya, tapi bisa membuat gol," ujarnya.
Selain itu, kata Jokowi, teknologi virtual reality ini juga bisa digunakan untuk mempersiapkan pembangunan jalan tol.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, lewat teknologi tersebut jalan tol yang akan dibangun sudah bisa terlihat secara detail akan seperti apa.

"Bisa untuk menyiapkan jalan tol secara detail tapi jalannya belum ada. Sudah keliatan selesainya kaya apa, sudah bisa kita bayangkan sebelumnya. Teknologi-teknologi seperti ini bisa untuk apa saja," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)