Jokowi Ingatkan Penerima KUR Disiplin Angsur Pinjaman

CNN Indonesia | Kamis, 28/02/2019 00:15 WIB
Jokowi Ingatkan Penerima KUR Disiplin Angsur Pinjaman Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Nasional Nahdlatul Ulama (NU), di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengingatkan para penerima pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk disiplin mengangsur pinjaman. Jokowi tak ingin masyarakat terbelit utang karena tak bisa membayar cicilan pinjaman dengan rutin.

"Ini saya titip, yang namanya minjem tuh harus bayar. Yang namanya pinjem itu harus nyicil, harus ngangsur, displin. Kalau disiplin namanya baik," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam Penyaluran KUR Ketahanan Pangan, di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (27/2).

Jokowi menghadiri penyerahan KUR kepada 632 warga di Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya, dengan nilai yang disalurkan sebesar Rp34,3 miliar.


Mantan wali kota Solo itu mengatakan pemerintah terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan program peningkatan akses permodalan mikro, kecil, dan menengah.


Jokowi menyebut beberapa program akses permodalan yang dimiliki pemerintah antara lain pinjaman Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), dan juga KUR.

"Program-program yang digulirkan pemerintah seperti KUR ini silakan dimanfaatkan oleh para santri, dan masyarakat agar bisa meningkatkan modal usahanya," ujarnya.

Calon presiden nomor 01 itu turut mewanti-wanti agar uang pinjaman KUR tak digunakan untuk hal-hal yang tak produktif. Jokowi juga meminta masyarakat tak memakai uang pinjaman untuk membeli sepeda motor.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu khawatir ketika membeli sepeda motor secara kredit dengan uang pinjaman tersebut, masyarakat tak mampu membayar karena terbebani cicilan sepeda motor dan pinjaman KUR.


"Padahalnya sepeda motor masih nyicil juga, KUR-nya masih nyicil juga ke bank. Enggak bisa nyicil ke dealer, enggak bisa nyicil ke bank. Sepeda motor diambil dealer, KUR-nya juga diambil asetnya," ujarnya.

Sejak Agustus 2015 sampai 31 Desember 2018, KUR ketahanan pangan untuk sektor pertanian dan peternakan berkontribusi sekitar 20 persen dari total penyaluran KUR, atau mencapai Rp66,8 triliun untuk 3,4 juta debitur.

Secara nasional per Januari 2019, KUR ketahanan pangan telah disalurkan sebanyak Rp2,1 triliun kepada 95.212 debitur.


[Gambas:Video CNN] (fra/pmg)