Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan sistem pemilihan elektronik atau e-voting harus mulai dipertimbangkan untuk diterapkan.
"DPR sudah mematok bahwa partisipasi publik dalam Pemilu yang akan kita hadapi 17 April nanti harus bisa di atas 80 persen," kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
E-voting menurut Bambang sudah pernah diterapkan dalam pemilihan sejumlah kepala daerah di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Dengan e-voting, masyarakat bisa memilih di rumah tanpa harus ke tempat pemungutan suara. Dengan begitu, politikus yang biasa disapa Bamsoet ini menyebut partisipasi publik bisa di atas 90 persen.
Sebelumnya, hasil survei SMRC menunjukkan elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf berada di angka 54,9 persen, sementara Prabowo-Sandi 32,1 persen. Namun demikian, hasil survei SMRC masih menunjukkan bahwa angka pemilih yang belum memutuskan (undecided voters) berada di angka 13 persen. (mts/sur)