Cegah Salah Pilih Caleg, Berbagai Situs Buka Rekam Jejak

CNN Indonesia | Rabu, 13/03/2019 09:54 WIB
Cegah Salah Pilih Caleg, Berbagai Situs Buka Rekam Jejak Sejumlah lembaga membuat website berisi rekam jejak caleg pada Pemilu 2019. (CNN Indonesia/Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah lembaga swadaya masyarakat menyediakan situs berisi rekam jejak calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Almas Sjafrina mengatakan inisiatif itu muncul agar pemilih tidak salah pilih di Pileg 2019.

Almas mengatakan pemilih dihadapkan pada pemilihan serentak untuk presiden, wakil presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan Kabupaten/Kota yang dinilai cukup membingungkan. Selain banyak daftar caleg, pemilih juga akan dipusingkan oleh rekam jejak para caleg yang tidak terekspose.

"Akan membingungkan apabila pemilih tidak mengetahui tentang siapa (caleg) yang akan mereka pilih dan akan memikirkan itu ketika di TPS," ujar Almas di kantor ICW, Jakarta, Selasa (12/3).


"Karena waktunya juga tidak cukup. Kami merasa sebelum ke TPS pemilih juga sudah harus tahu rekam jejak yang akan mereka pilih dan seharusnya sudah menentukan pilihan jadi di TPS tinggal milih," ujarnya.


Atas dasar itu, kata Almas, pihaknya membuat website rekamjejak.net. Melalui laman ini, ujar Almas, ICW menyediakan data mengenai rekam jejak kasus, politik, dan bisnis dari anggota DPR 2014-2019.

Sayangnya, kata dia, situsnya hanya memuat rekam jejak dari caleg petahana. Situs ini, lanjut Almas, juga berisi rekam jejak terkait dengan isu korupsi.

"Misalnya, apa pendapat anggota DPR mengenai upaya pemberantasan korupsi, wacana revisi UU KPK, hingga dugaan keterlibatan kasus korupsi. Tidak hanya itu, publik juga dapat menambahkan informasi yang relevan untuk kemudian ICW verifikasi dan publikasikan," katanya.


Selain itu, sejumlah kelompok juga meluncurkan situs yang berisi informasi serupa, namun dengan spesifikasi masing-masing.

Cegah Salah Pilih Caleg, Berbagai Situs Dibuat Jelang PemiluInfografis Daftar Caleg Tetap Anggota DPR. (CNN Indonesia/Timothy Loen)
Pertama, ada pintarmemilih.id yang dikembangkan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Situs ini menyediakan data terkait daerah pemilihan, profil partai, profil calon presiden, profil calon anggota DPR RI, profil calon anggota DPD RI, profil calon anggota DPRD Provinsi, profil calon anggota DPRD Kabupaten/Kota, jadwal, dan tahapan Pemilu 2019.

Kemudian, ada wikidpr.org yang berisi informasi terkait kinerja anggota DPR 2014-2019. Pengguna situs dapat mengetahui dan mencermati kinerja wakilnya di kompleks parlemen. Situs ini menyediakan informasi terkait keaktifan atau kontribusi anggota dewan dalam ruang-ruang sidang, hingga absensi dan kehadiran sang wakil rakyat.

Ketiga, ada jariungu.com yang dikembangkan sejak Pemilu 2009. Situs ini menyediakan lebih dari 240 ribu profil caleg dan menyediakan fitur filter untuk mencari daftar caleg tidak hanya berdasarkan partai dan daerah pemilihan.


Filter itu memuat informasi terkait keterlibatan dalam kasus korupsi, kesediaan mempublikasikan daftar riwayat hidup, partai pendukung calon presiden tertentu, petahana, atau gender.

Selain caleg, lembaga SatuDunia juga menyediakan situs iklancapres.id yang berisi informasi terkait konten kampanye di media oleh pasangan capres dan cawapres.

Almas berharap, melalui berbagai portal informasi itu, pemilih dapat memperhatikan latar belakang calon wakilnya sebelum mencoblos di TPS.

"Dengan portal ini, diharapkan pemilih tidak asal pilih, demi terciptanya lembaga legislatif yang jauh lebih baik dari sebelumnya," kata dia.

[Gambas:Video CNN] (sah/pmg)