Polisi Amankan Lima Bom Kontainer di Sibolga

CNN Indonesia | Kamis, 14/03/2019 16:49 WIB
Polisi Amankan Lima Bom Kontainer di Sibolga Petugas melakukan penyisiran terhadap bahan peledak di lokasi kediaman terduga teroris Abu Hamzah, Selasa (12/3). (Detikcom/Abdi Somat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polri mengklaim sudah mengamankan dan meledakkan lima buah bom kontainer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) penangkapan terduga teroris Abu Hamzah (AH) di Sibolga, Sumatera Utara.

Pengamanan itu didapatkan dari hasil olah TKP dan sterilisasi area sekitar rumah AH pada Rabu (13/3). Hari ini pun sterilisasi masih terus dilakukan.

"Dari hasil olah TKP kemarin, tim berhasil mengamankan 5 buah bom kontainer yang tadi jam 08.00 WIB sudah dilakukan disposal [penghancuran]. Kemudian hari ini tinggal sisa sisanya saja disterilisasikan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/3).

Dedi mengatakan tim masih menduga ada bom yang tertinggal di area sekitar TKP. Jika hari ini lokasi itu dinyatakan bersih, ia mengimbau masyarakat untuk kembali.

Ia menjelaskan kerusakan yang cukup parah sedang didata oleh polda dan pemda setempat. Ia pun mengatakan radius kerusakan bertambah dari 100 meter menjadi 200 meter.

"Ini sangat banyak, radiusnya kalau kemarin 100 [meter], ternyata sudah 200 meter radius kerusakan daripada rumah tersebut," ujar Dedi.

Diketahui sebelumnya kepolisian menyita beberapa barang bukti berupa bom dan bahan peledak dari tiga tersangka kasus terorisme, yakni AH, AK, dan P.

Di dalam rumah AH juga diketahui tertanam empat buah bom ranjau. Sedangkan total bahan peledak yang berhasil ditemukan berjumlah 300 kilogram.

AH ditangkap di kediamannya pada Selasa (12/3). Kini AH diamankan oleh pihak kepolisian. Istri AH yang menolak menyerahkan diri setelah negosiasi selama 10 jam memilih untuk meledakan diri bersama anaknya pada Rabu (13/3).

[Gambas:Video CNN]


(ani/arh)