Kecam Penembakan di Selandia Baru, Jokowi Minta WNI Waspada

CNN Indonesia | Jumat, 15/03/2019 19:22 WIB
Kecam Penembakan di Selandia Baru, Jokowi Minta WNI Waspada Presiden Jokowi mengucapkan duka mendalam atas penembakan di masjid di Selandia Baru. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengecam aksi penembakan di dua masjid di Selandia Baru, Jumat (15/3). Jokowi meminta WNI yang ada di Selandia Baru untuk berhati-hati dan waspada.

Jokowi turut menyampaikan duka kepada korban yang tewas dalam peristiwa itu. Aksi penembakan di dua masjid, Kota Christchurch, Selandia Baru, berdasarkan laporan terbaru, menewaskan 49 orang.

"Indonesia sangat mengecam keras aksi kekerasan seperti ini. Saya juga menyampaikan duka yang mendalam kepada para korban yang ada dari aksi tersebut," kata Jokowi, Jumat (15/3), lewat keterangan resmi Biro Pers Istana.


Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan terkait kejadian tersebut dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Saat ini masih terus mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.

Atas kejadian tersebut, Jokowi mengimbau warga negara Indonesia yang ada di Selandia Baru untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Semuanya hati-hati dan waspada," kata Jokowi.
Kecam Penembakan di Selandia Baru, Jokowi Minta WNI WaspadaPenembakan Selandia Baru. (AP Photo/Mark Baker)

Dalam insiden ini dua WNI, ayah dan anak dikabarkan terluka. Sang ayah yang kritis saat ini dirawat intensif di Christchurch Hospital. 

Dua masjid yang jadi sasaran pelaku adalah Masjid Linwood dan Masjid Al Noor di Kota Christchurch.

Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengatakan enam WNI berada di Masjid Al Noor saat kejadian.

Dua penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 13.40 waktu lokal, ketika masjid tengah dipenuhi jemaah yang melaksanakan salat Jumat. (fnr/sur)