Usai Penangkapan Romi, Gerbang Kantor PPP Tertutup Rapat

CNN Indonesia | Sabtu, 16/03/2019 10:20 WIB
Usai Penangkapan Romi, Gerbang Kantor PPP Tertutup Rapat Kantor DPP PPP terpantau mulai dipadati oleh para jurnalis, baik itu cetak, online, maupun TV. Tetapi, jurnalis tidak diperbolehkan masuk. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terpantau mulai dipadati oleh para jurnalis, baik itu cetak, online, maupun TV. Tetapi, jurnalis tidak diperbolehkan masuk ke dalam kantor dan diminta untuk menunggu di area luar kantor PPP.

Berdasarkan pesan singkat yang beredar para petinggi PPP dan Sekjen PPP Arsul Sani akan mengadakan konferensi pers untuk merespons pengumuman penetapan status Ketua PPP Romahurmuziy atau Romi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lapangan, dua gerbang kantor PPP terlihat dijaga oleh beberapa penjaga berpakaian batik coklat. Gerbang kantor juga ditutup rapat.


Para penjaga ini melarang CNNIndonesia.com untuk masuk dengan alasan belum ada perintah. Terlihat di area parkir juga masih sepi. Baru ada satu mobil Toyota Vellfire dengan plat nomor B 8 SGT.


"Kami tunggu perintah saja. Kalau boleh masuk ya masuk," kata salah satu penjaga.

Salah satu penjaga mengakui para petinggi PPP akan melakukan rapat internal pada pukul 10.00 WIB hari ini (16/3). Setelah rapat usai, baru akan digelar konferensi pers.

"Ini hari ini katanya rapat DPP dulu. Lalu baru jumpa pers," kata penjaga.


Sebelumnya Romi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK di depan Hotel Bumi, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya pasa Jumat (15/3).

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumpulkan dua alat bukti sebagai modal menetapkan Romi sebagai tersangka. (jnp/asa)