Tawuran di Cakung, Polisi Amankan 17 Pelaku

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 19/03/2019 22:43 WIB
Tawuran di Cakung, Polisi Amankan 17 Pelaku Ilustrasi. (Istockphoto/emmy-images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tawuran terjadi dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal dengan warga di Jalan Swadaya 3, Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (17/3) lalu.

Kanit I Resmob Polda Metro Jaya Kompol Malvino Edward mengatakan aksi tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Saat itu, sekitar 30 orang tak dikenal tiba-tiba datang ke daerah pemukiman warga dengan menggunakan motor dan membawa senjata tajam.

"Mereka menyerang warga hingga masuk ke perkampungan disertai dengan lemparan batu sehingga melukai warga," kata Malvino dalam keterangan tertulis, Selasa (19/3).


Malvino menuturkan warga yang kaget dengan kedatangan sekelompok orang tak dikenal itu kemudian melakukan perlawanan dengan alat seadanya, seperti bambu. Perlawanan tersebut sempat membuat beberapa orang dari kelompok tak dikenal itu kabur.
Namun, kelompok tak dikenal itu justru berbalik melakukan serangan dengan menggunakan senjata tajam yang mereka bawa. Akibatnya, lima warga mendapat luka akibat senjata tajam tersebut. Kelima korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Harapan Jayakarta dan Rumah Sakit Persahabatan untuk mendapat perawatan medis.

"Terjadi pembacokan yang melukai warga RW 02 hingga terjadi korban luka yakni tangan kanan putus, luka bacok pada punggung dan luka bacok pada bagian kepala," tutur Malvino.

Malvino menyampaikan sekitar pukul 04.20 WIB tim Rainmas dari Polres Metro Jakarta Timur tiba di lokasi untuk mengamankan lokasi. Aparat kepolisian sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke atas sebanyak satu kali dan ke bawah dua kali.
"Saat menembakkan dua kali ke arah bawah, tembakan mengenai kaki betis Bapak RW 02. Korban pun langsung dirawat di Rumah Sakit Columbia Pulomas," ujarnya.

Lebih lanjut, Malvino mengungkapkan saat ini pihaknya telah mengamankan 17 orang pelaku tawuran tersebut.

"Itu ada sekitar 17 orang saat ini tersangka sudah kita tangkap," katanya. (dis/age)


BACA JUGA