Amien Rais Siapkan 'People Power' Hadapi Kecurangan Pemilu

CNN Indonesia | Minggu, 31/03/2019 12:50 WIB
Amien Rais Siapkan 'People Power' Hadapi Kecurangan Pemilu Amien Rais saat Aksi Apel Siaga menolak kecurangan pemilu di depan kantor KPU, Jakarta, Jumat, 1 Maret 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Amien Rais menyatakan akan mengerahkan kekuatan rakyat alias 'people power' untuk menyikapi dugaan kecurangan Pemilu 2019. Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu menyampaikan saat mengikuti Apel Siaga 313.

Dia mengatakan ancaman soal pengerahan massa itu akan dilakukan jika tim kampanye Prabowo menemukan bukti kecurangan pemilu secara sistematik, terukur dan masif. Namun dia berharap kecurangan itu tidak terjadi.

Pada Pilpres 2014, Amien Rais medukung kubu capres-cawapres Prabowo-Hatta Rajasa. Saat itu timnya mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan hasil pilpres. Namun MK menolak seluruh gugatan tersebut.


"Kami enggak akan ke MK lagi, kami langsung people power," kata Amien Rais di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu (31/3).


Dia juga mengimbau kepada kubu calon presiden petahana Joko Widodo maupun pemerintah untuk ikut menekan kecurangan pemilu.

"Kami ingatkan semua bisa dirembuk secara kekeluargaan, tapi jangan sampai mengabaikan kecurangan," ujar Amien.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan akan menyampaikan masukan secara resmi dari BPN kepada KPU pada Senin (1/4). Amien mengatakan tim data dan teknologi informasi (IT) telah membedah daftar pemilih tetap (DPT) dari KPU.


"Ada sekitar 17 juta yang masih harus dibersihkan kembali (DPT). Besok Senin kami ketemu KPU juga Depdagri. Sampaikan tolong yang enggak jelas ini dihilangkan supaya pemilu betul-betul jujur, adil dan transparan," ujarnya.

Apel Siaga Umat 313 kali ini digagas oleh Panitia Bersama Forum Umat Islam (FUI). Aksi kali ini untuk mendukung pemilu berjalan lancar tanpa kecurangan. Aksi dimulai dengan salat subuh berjemaah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat.

Komisioner KPU Viryan Aziz menyampaikan pihaknya bakal membereskan masalah DPT Pemilu 2019. Dia menyebut KPU terkendala dalam perampungan potensi data ganda karena di saat bersamaan perlu menyelesaikan proses persiapan pemilu lainnya.


[Gambas:Video CNN] (adp/pmg)