Bakal Inklusif, TKN Jokowi Ajak Demokrat Gabung di GBK

CNN Indonesia | Senin, 08/04/2019 12:27 WIB
Bakal Inklusif, TKN Jokowi Ajak Demokrat Gabung di GBK Juru bicara TKN Arya Sinulingga. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin bakal mengusung konsep inklusif atau terbuka saat menggelar kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno 13 April mendatang.

TKN juga mengajak kader Demokrat ikut serta dalam kampanye akbar itu, mengingat ketua umum partai berlambang mercy itu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelumnya sempat menyarankan kampanye Prabowo Subianto kemarin tidak bersifat eksklusif.

"Semoga dengan kampanye inklusif ini ada banyak massa Demokrat yang hadir, kan sesuai saran SBY. Di sini ada yang inklusif nih," ucap juru bicara TKN Arya Sinulingga kepada CNNIndonesia.com, Senin (8/4).


Arya menjelaskan konsep inklusif yang diterapkan nanti akan memperlihatkan keberagaman Indonesia. Dia berkata tidak akan ada agama atau suku tertentu yang ditonjolkan dalam kampanye akbar nanti.

"Semua keberagaman yang ada di Indonesia akan kami angkat, jadi tidak ada mononjol. Kami hargai semua agama, suku di kita," katanya.

Arya juga menyatakan kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf di GBK nanti akan dihadiri massa yang lebih besar dari kampanye Prabowo-Sandi kemarin. Arya menaksir kampanye Prabowo-Sandi di GBK kemarin hanya diikuti 200 ribu orang. 

"[Target] 300 ribu, kalau mereka [Prabowo-Sandi) kemarin kan 200 ribu," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan jumlah massa yang hadir di setiap kampanye Jokowi-Ma'ruf selalu lebih banyak dibandingkan massa yang hadir di kampanye Prabowo-Sandi.

"Kita tahu setiap Jokowi, lebih besar massanya dari Prabowo," ujar dia.

Pernyataan itu merespons Wakil Ketua Gerindra, Fadli Zon, yang menyebut kubu Jokowi tak akan mampu menandingi jumlah massa kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK, kemarin.

Fadli mengatakan massa kampanye Prabowo hadir atas keinginan sendiri, bukan massa bayaran atau dorongan dari lembaga manapun.

"Ini digerakkan oleh rakyat sendiri yang karena hati dan pikiran mereka karena ada perubahan mereka datang ke sini," katanya. 

Di sisi lain Arya menuding massa yang hadir di kampanye Prabowo didominasi oleh kader Gerindra dan salah satu organisasi buruh yang terkenal dekat dengan pasangan calon nomor 02 itu

"Nanti kita lihat, kita tahu isinya banyak Gerindra dan dari organisasi buruh yang dekat ke mereka. Jangan bohong, emang kita enggak kenal wajah-wajah, di aksi massa demo itu juga orangnya," ujarnya. (mts/wis)