TKN juga mengajak kader Demokrat ikut serta dalam kampanye akbar itu, mengingat ketua umum partai berlambang mercy itu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelumnya sempat menyarankan kampanye Prabowo Subianto kemarin tidak bersifat eksklusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua keberagaman yang ada di Indonesia akan kami angkat, jadi tidak ada mononjol. Kami hargai semua agama, suku di kita," katanya.
"[Target] 300 ribu, kalau mereka [Prabowo-Sandi) kemarin kan 200 ribu," ujarnya.
"Kita tahu setiap Jokowi, lebih besar massanya dari Prabowo," ujar dia.
Pernyataan itu merespons Wakil Ketua Gerindra, Fadli Zon, yang menyebut kubu Jokowi tak akan mampu menandingi jumlah massa kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK, kemarin.
Fadli mengatakan massa kampanye Prabowo hadir atas keinginan sendiri, bukan massa bayaran atau dorongan dari lembaga manapun.
"Ini digerakkan oleh rakyat sendiri yang karena hati dan pikiran mereka karena ada perubahan mereka datang ke sini," katanya.
"Nanti kita lihat, kita tahu isinya banyak Gerindra dan dari organisasi buruh yang dekat ke mereka. Jangan bohong, emang kita enggak kenal wajah-wajah, di aksi massa demo itu juga orangnya," ujarnya. (mts/wis)