Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan pada 2015 Indonesia mengeksekusi 14 terpidana mati. Akan tetapi, kasus narkoba justru meningkat pada tahun tersebut.
Pada Juli 2016, Indonesia kembali mengeksekusi 4 orang yang terlibat kasus narkoba. Kemudian Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis data 2016 yang juga memperlihatkan kenaikan kasus narkoba menjadi 881 kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(CNN Indonesia/Laudy Gracivia) |
"Jika klaim pemerintah benar bahwa mengekusi mati orang yang terlibat narkoba akan bisa memberikan efek pencegahan kepada masyarakat, harusnya angka kasus narkoba sudah menurun dari tahun 2015," tutur Usman.
Secara keseluruhan, Amnesty International Indonesia mencatat ada 308 narapidana telah dihukum mati hingga akhir 2018. Dari angka tersebut, 39 orang terlibat dalam kasus narkoba, delapan kasus pembunuhan, dan satu kasus terorisme.
"Walaupun ada moratorium eksekusi mati, vonis hukuman mati masih dijatuhkan sistem peradilan terutama karena tersedianya pasal-pasal hukuman mati," ujar Usman.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
"Moratorium de facto tersebut harus segera diformalkan dalam bentuk kebijakan negara. Ini hanya dapat dicapai dengan peran aktif DPR," kata Usman di Gedung HDI Hive, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).
Setidaknya terdapat 11 peraturan perundang yang mengatur ancaman hukuman mati di Indonesia, di antaranya adalah Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM), Undang -Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api.
Di satu sisi, kata dia, Jokowi menyerukan penyelamatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati di luar negeri, seperti Siti Aisyah yang terjerat kasus pembunuhan Kim Jong-nam. Akan tetapi di sisi lain, ia justru menjatuhkan hukuman mati di dalam negeri bagi para terpidana khususnya yang tersangkut kasus narkoba.
"Itu inkosisten, di satu sisi 'ayo kita selamatkan warga negara dari hukum mati', tapi di sisi lain, dia tuntut hukuman mati di Indonesia. Ini munafik," kata Ricky.
[Gambas:Video CNN] (jnp/arh)
(CNN Indonesia/Laudy Gracivia)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen