Mengenal Tomy dan Balques, Moderator Debat Terakhir

dhf, CNN Indonesia | Sabtu, 13/04/2019 09:27 WIB
Mengenal Tomy dan Balques, Moderator Debat Terakhir Tomy Ristanto dan Balques Manisang didapuk KPU menjadi moderator debat terakhir Pilpres 2019. (Screenshot via Instagram/@balques_manisang).
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menunjuk jurnalis senior Tomy Ristanto dan jurnalis TvOne Balques Manisang sebagai moderator debat kelima Pilpres 2019. Keduanya pun sudah menandatangani pakta integritas untuk memandu debat terakhir yang mempertemukan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tomy sendiri sudah malang melintang di dunia pertelevisian sebelum dipilih menjadi wasit di debat terakhir. Pria yang akrab disapa Tomrist ini memulai karier di layar kaca pada 2004.

Usai menyelesaikan pendidikan sarjana hukum di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, ia bergabung dengan Metro Tv.


Saat itu Tomrist menjadi reporter sekaligus junior producer di Metro Tv. Dia menjalani karies di Metro Tv selama enam tahun hingga 2010.

Usai menimba ilmu di sana, ia loncat ke Trans 7. Di sini, Tomrist naik kelas. Ia didapuk menjadi produser berita selama kurang lebih empat tahun lima bulan.

Sambil berkarya di Metro Tv, Tomrist melanjutkan pendidikannya ke jenjang pascasarjana. Ia mengambil jurusan komunikasi politik di Universitas Paramadina, Jakarta, pada 2011 hingga 2015.

Pada 2015, penggemar bulu tangkis ini pindah ke Net Tv. Hingga sekarang, Tomrist berperan sebagai produser sekaligus pembawa berita di Net Tv.

Tomrist tercatat pernah masuk nominasi penghargaan KPID Riau pada 2013. Tomrist masuk nominasi penghargaan kategori berita feature lewat karyanya "Madu Sialang, si Manis Karya Nutrisi".

Saat ini Tomrist diberi mandat mengatur 'lalu lintas' debat antara Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi. Ia pun meminta masyarakat menyaksikan debat pamungkas tersebut untuk mendapat informasi jernih tanpa hoaks.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya millenials, menonton debat pamungkas ini. Jangan hanya berdasarkan medsos, rumor, tapi ayo kita semua jadi saksi menyukseskan pesta demokrasi tahun ini," kata dia usai menandatangani pakta integritas, Rabu (10/4).

Debat Capres Kelima akan mempertemukan kembali dua pasangan calon. Mereka akan membahas tema Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi, serta Perdagangan dan Industri.

Debat akan diselenggarakan di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (13/4). TvOne, ANTV, BeritasatuTV dan NET TV, ditunjuk sebagai penyelenggara.
Mengenal Tomy dan Balques, Moderator Debat Terakhir *HOLDTomy Ristanto didapuk KPU menjadi moderator debat capres kelima. (Dok. Tomy Ristanto).
Balques, Si Pembesut 'Fakta' TVOne

Sementara itu, Balques Manisang dikenal sebagai jurnalis yang lekat dengan stasiun televisi TvOne. Sejak 2008, Balques memulai kiprah di dunia jurnalistik melalui stasiun televisi tersebut.

Sebelum berkarier, ia tercatat pernah menempuh pendidikan di London School of Public Relations (LSPR), Jakarta. Selama empat tahun ia mengambil program sarjana komunikasi massa.

Di TvOne, Balques membesut satu program siaran jurnalistik berjudul 'Fakta'. Di program ini, Balques mengajak publik menemui berbagai pihak untuk membahas isu-isu terkini di masyarakat.

Salah satu episode fakta yang menjadi buah bibir adalah saat membahas Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Episode ini tayang usai Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melapor ke KPU bahwa ada 17,5 juta pemilih invalid.

Saat itu Balques menemui Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh. Balques diajak meneliti basis data kependudukan yang digunakan untuk Pemilu 2019.

Namun di tengah-tengah tayangan, Balques menemukan data janggal. Nama Pelinus Wenda tercatat lahir pada tahun 1873.

Zudan pun langsung meminta bawahannya untuk memperbaiki data keliru tersebut. Cuplikan episode tersebut sempat beredar luas di Twitter.

Kini Balques akan menunjukkan kemampuannya dalam memandu debat. Ia dan Tomy telah diikat pakta integritas untuk menunjukkan independensi mereka sebagai moderator.

Usai menandatangani pakta integritas, Balques menyampaikan tugas menjadi moderator adalah sebuah kehormatan sekaligus juga tantangan agar pesan dari semua pihak tersampaikan.

"Kita tidak bisa memenuhi ekspektasi semua orang, tapi kami akan mencoba yang terbaik karena ini debat pamungkas," kata Balques usai penandatanganan pakta integritas, Rabu (10/4). (osc)