Dua Survei Prediksi Jokowi-Ma'ruf Jadi Pemenang Pilpres 2019
CNN Indonesia
Sabtu, 13 Apr 2019 14:59 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua survei menjelang pencoblosan pada 17 April nanti memprediksi kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf menjadi pemimpin Indonesia untuk 5 tahun mendatang.
Survei Indo Barometer menyatakan kemenangan capres dan cawapres 01 dilihat dari selisih elektabilitas dan prediksi rentang suara pasangan itu yang lebih unggul dari pasangan nomor 02 Prabowo-Sandiaga. Dengan catatan, asumsi golput merata dari kedua belah pihak.
"Diprediksi rentang perolehan suara untuk masing-masing paslon pada tanggal 17 April 2019, yaitu Joko Widodo - Ma'ruf Amin mendapatkan suara sebesar antara 57,07 sampai dengan 62,73 persen. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, memperoleh rentang dukungan suara sebesar antara 37,27 sampai dengan 42,93 persen," kata Direktur Indo Barometer Muhammad Qadari di kawasan Tebet, Jakarta, Sabtu (13/4).
Qadari juga menjelaskan grafik elektabilitas Jokowi-Ma'ruf menunjukkan tren yang relatif stabil dalam dua survei terakhir. "Hal ini terlihat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf pada bulan Maret 2018 sebesar 61,3 persen dan April sebesar 59,9 persen," tutur Qadari.
Di sisi lain, grafik elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Data elektabilitas dalam 2 bulan terakhir pada bulan Maret sebesar 38,7 persen dan April sebesar 40,1 persen.
Lebih lanjut, Qadari mengatakan jika dilihat dari tren data 2014 dan 2019 sulit bagi Prabowo-Sandi untuk mengejar selisih tertinggalnya elektabilitas dalam waktu yang ada.
"Sehingga, diperkirakan pemenang Pilpres 2019 adalah Paslon No 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin," katanya.
Survei dilakukan pada tanggal 1 sampai 7 April 2019 di 34 Provinsi yang melibatkan 1.200 responden dengan metode multi-stage random sampling. Margin of error dari survei ini +/- 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei Charta Politika
Terpisah, hasil survei lembaga Charta Politika masih menempatkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01 ini sebesar 55,7 persen. Sementara pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 38,8 persen. Responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 5,5 persen.
Survei dilakukan pada periode 5 hingga 10 April 2019.
"Pada pengujian tingkat elektabilitas pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Ma'ruf dipilih oleh 55,7 persen mengungguli Prabowo-Sandi 38,8 persen," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya saat memparkan hasil survei di kantornya, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/4).
Dilihat dari sisi tren, dia menjelaskan, elektabilitas dua pasangan capres dan cawapres mengalami kenaikan antara 1 sampai 3 persen dari hasil survei sebelumnya.
[Gambas:Video CNN] (sas/asa) Add
as a preferred
source on Google
Survei Indo Barometer menyatakan kemenangan capres dan cawapres 01 dilihat dari selisih elektabilitas dan prediksi rentang suara pasangan itu yang lebih unggul dari pasangan nomor 02 Prabowo-Sandiaga. Dengan catatan, asumsi golput merata dari kedua belah pihak.
"Diprediksi rentang perolehan suara untuk masing-masing paslon pada tanggal 17 April 2019, yaitu Joko Widodo - Ma'ruf Amin mendapatkan suara sebesar antara 57,07 sampai dengan 62,73 persen. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, memperoleh rentang dukungan suara sebesar antara 37,27 sampai dengan 42,93 persen," kata Direktur Indo Barometer Muhammad Qadari di kawasan Tebet, Jakarta, Sabtu (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, grafik elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Data elektabilitas dalam 2 bulan terakhir pada bulan Maret sebesar 38,7 persen dan April sebesar 40,1 persen.
Lebih lanjut, Qadari mengatakan jika dilihat dari tren data 2014 dan 2019 sulit bagi Prabowo-Sandi untuk mengejar selisih tertinggalnya elektabilitas dalam waktu yang ada.
"Sehingga, diperkirakan pemenang Pilpres 2019 adalah Paslon No 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin," katanya.
Survei dilakukan pada tanggal 1 sampai 7 April 2019 di 34 Provinsi yang melibatkan 1.200 responden dengan metode multi-stage random sampling. Margin of error dari survei ini +/- 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pasangan Jokowi-Ma'ruf. (Foto: Dok. Istimewa) |
Survei Charta Politika
Terpisah, hasil survei lembaga Charta Politika masih menempatkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01 ini sebesar 55,7 persen. Sementara pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 38,8 persen. Responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 5,5 persen.
Survei dilakukan pada periode 5 hingga 10 April 2019.
"Pada pengujian tingkat elektabilitas pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Ma'ruf dipilih oleh 55,7 persen mengungguli Prabowo-Sandi 38,8 persen," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya saat memparkan hasil survei di kantornya, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/4).
Dilihat dari sisi tren, dia menjelaskan, elektabilitas dua pasangan capres dan cawapres mengalami kenaikan antara 1 sampai 3 persen dari hasil survei sebelumnya.
[Gambas:Video CNN] (sas/asa) Add
as a preferred source on Google
Pasangan Jokowi-Ma'ruf. (Foto: Dok. Istimewa)