Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph menerangkan setidaknya ada dua tipe rute yang segera diterapkan untuk bus listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara ini juga disebut Daud bertujuan untuk menguji kapasitas bus.
Panel dasbor bus listrik TransJakarta. (CNN Indonesia/Febri Ardani) |
"Tentunya, salah satu cara untuk menguji daya tahan kendaraan adalah dengan menguji muatannya bisa berapa," lanjut dia.
Kendati begitu, Daud mengatakan hingga kini masih menerima usulan-usulan dari berbagai pihak soal rute. Salah satu rute yang paling memungkinkan untuk dilewati ialah daerah perkantoran dan titik kepadatan.
Saat ini, lanjutnya, proses pengadaan masih dalam tahap validasi peraturan perusahaan produsen bus listrik dengan peraturan Indonesia. Mereka sedang melengkapi persyaratan kendaraan yang masuk ke Indonesia.
"Bagaimana dengan dimensi kendaraan, apakah sudah sesuai. Kemudian bagaimana dengan driving system, biasanya kan kendaraan yang ada di luar negeri itu stirnya stir kiri," jelas dia.
Logo TransJakarta. (CNN Indonesia/Denny Aprianto) |
Untuk tahap pertama disebut Daud sudah ada empat bus yang sepakat diadakan. Daud berjanji dalam waktu dekat atau setidaknya semester kedua tahun 2019 sudah bisa mengoperasikan bus listrik.
"Sekarang tersedia sudah ada 4. Tiga diantaranya itu [sudah MoU] dari dua perusahaan yang berbeda," tutup dia.
[Gambas:Video CNN] (ctr/arh)
Panel dasbor bus listrik TransJakarta. (
Logo TransJakarta. (