Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 04 terlihat mengenakan pakaian tradisional Jepang, Kimono dan Hakama. Selain itu, ada juga petugas yang menggunakan Hachimaki atau syal yang diikatkan di kepala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, TPS 04 memiliki DPT sebanyak 215 orang. Pihaknya menargetkan partisipasi sebanyak 85 persen.
Para petugas TPS 04 RW 02, Cibadak, Bandung. |
Tema kampung Jepang ini, kata Arif, dipilih lantaran negeri Matahari Terbit itu memiliki kemajuan dalam berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan dan teknologi dan kedisiplinan.
"Jepang itu salah satu negara yang perlu kita contoh dalam berbagai kemajuan dan masyarakatnya yang disiplin. Makanya kita bikin konsep Kampung Jepang," ujarnya.
"Kita kan ada anggaran, seperti untuk sewa tenda Rp1,6 juta dan kostum kita sewa Rp500 ribu semuanya," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengungkapkan pelaksanaan pemilu di kota ini diupayakan berlangsung lancar dan kondusif. Pemilu kali ini, jata Yana, berjalan dengan penuh kegembiraan dan antusiasme tinggi bisa menghasilkan pemimpin yang berkompeten.
Di sisi lain, ada komunitas yang menyuarakan untuk tak menggunakan hak pilih alias golput dengan berbagai alasan. (CNN Indonesia/Prima Gumilang) |
Yana juga mengapresiasi masyarakat yang telah melaksanakan hak pilihnya.
"Dan seluruh masyarakat yang sudah menyalurkan hak pilihnya dengan baik, saya ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan Kota Bandung yang selama ini terkenal toleran, aman, damai kondusif dalam pelaksanaan pilkada dan pemilu bisa kita jaga bersama-sama," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (hyg/arh)
Para petugas TPS 04 RW 02, Cibadak, Bandung.
Di sisi lain, ada komunitas yang menyuarakan untuk tak menggunakan hak pilih alias golput dengan berbagai alasan. (