Situs Lembaga Survei Indo Barometer Diretas
CNN Indonesia
Rabu, 17 Apr 2019 16:58 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Situs lembaga survei Indo Barometer dengan alamat indobarometer.com diretas, Rabu (17/4).
Di laman situsnya, peretas mengaku sebagai Bemidi. Peretas menulis sejumlah kata-kata yang bersifat kasar di laman milik Indo Barometer tersebut.
"Hacked by Bemidi," tertulis di situs Indo Barometer, Rabu (17/4) sekitar pukul 16.49 WIB.
Selain kata-kata yang bersifat kasar, di laman situs Indo Barometer itu juga terdapat tuduhan bahwa lembaga survei pimpinan M Qodari melakukan politik uang dalam melakukan survei.
Pihak Indo Barometer mengatakan penggunaan situs indobarometer.com memang tidak digunakan untuk mempublikasikan proses hitung cepat. Indo Barometer, menurutnya, mengandalkan sistem hitung cepat di luar situs resmi.
"Situs Indo Barometer sedang dalam perbaikan," ujar salah satu staf Indo Barometer kepada CNNIndonesia.com, Rabu (17/4).
Untuk diketahui, Indo Barometer tengah melakukan hitung cepat terkait hasil Pemilu 2019. (mts/wis)
Di laman situsnya, peretas mengaku sebagai Bemidi. Peretas menulis sejumlah kata-kata yang bersifat kasar di laman milik Indo Barometer tersebut.
"Hacked by Bemidi," tertulis di situs Indo Barometer, Rabu (17/4) sekitar pukul 16.49 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jokowi-Ma'ruf Menang Telak di TPS Amien Rais |
Untuk diketahui, Indo Barometer tengah melakukan hitung cepat terkait hasil Pemilu 2019. (mts/wis)