Jokowi Raih 100 Persen Suara di Sejumlah TPS Boyolali

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 19:51 WIB
Jokowi Raih 100 Persen Suara di Sejumlah TPS Boyolali Paslon nomor urut 01 dalam Pilpres 2019 Jokowi-Ma'ruf Amin. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Paslon nomor urut 01 dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berhasil meraih 100 persen suara di TPS 02 Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)TPS 02 Dukuh Pongangan, Desa Jeruk, Marsudi, mengatakan jumlah DPT di TPS 02 sebanyak 270 pemilih dan semuanya hadir memberikan hak pilihnya.

Dari hasil penghitungan pilpres, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 270 suara atau 100 persen.


"Paslon 02 Prabowo-Sandi nol suara dan suara tidak sah juga nol," ungkap Marsudi seperti dikutip dari Antara, Rabu (17/4).


Marsudi mengatakan bisa 0 persennya suara untuk Paslon 02, karena tak hadir saksi dari kubu Prabowo-Sandi. Walhasil, katanya, saksi kubu 02 yang notabene mungkin mencoblos untuk jagoannya itu pun tak masuk ke dalam kotak suara.

Berkilas balik pada Pilgub Jawa Tengah 2017 silam, Marsudi mengatakan di TPS tersebut 100 persen suara dimenangi pasangan calon kepala daerah yang diusung PDIP, PPP, NasDem, dan Demokrat: Ganjar Prabowo-Taj Yasin Maimoen.

Ganjar diketahui sebagai politikus PDIP, sementara Taj Yasin adalah kader PPP. Dua parpol tersebut diketahui pada Pilpres 2019 merupakan bagian dari koalisi pengusung Jokowi-Ma'ruf.

Namun, Marsudi mengatakan pada Pilgub 2017, suara untuk Ganjar-Taj bisa 100 persen karena saksi dari paslon lainnya, Sudirman Said-Ida Fauziyah, mencoblos di TPS lain.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) 01 Jokowi-Ma'ruf, Paryanto, mengatakan di Boyolali memang ada beberapa TPS yang meraih suara 100 persen untuk Jokowi-Ma'ruf.

Ia mengatakan di Desa Jeruk ada dua yakni TPS 02 dan 01. Kemudian, ada lagi di tiga TPS yang berada di Desa Sumur, Kecamatan Musuk.

Paryanto mengatakan itu adalah laporan yang baru saja ia dapatkan dari anggota TKD Jokowi-Ma'ruf di Boyolali.

Nama daerah Boyolali sendiri sempat menghiasi jagat pemberitaan politik nasional. Itu bermula dari pidato Prabowo yang menyinggung 'Tampang Boyolali' tak bias masuk hotel berbintang pada 30 Oktober 2018.

Guyonan itu dilontarkan di depan peserta yang hadir di acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Boyolali itu pun mendapatkan pro-kontra, bahkan sempat dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Namun, dalam keputusan yang dikeluarkan pada 29 November 2018, Bawaslu menyatakan Prabowo tak melanggar aturan kampanye.


Cek hasil hitung cepat Pemilu Legislatif 2019 pada tautan: https://www.cnnindonesia.com/pemilu2019/quickcount/pileg

(Antara/kid)