Keok di Hasil Quick Count, PSI Mengaku Kalah di Pemilu 2019

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 20:26 WIB
Keok di Hasil Quick Count, PSI Mengaku Kalah di Pemilu 2019 Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso).
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengakui kekalahannya pada Pileg 2019. Hasil quick count atau hitung cepat Pileg 2019 dari sejumlah lembaga survei menunjukkan partai pendatang baru ini gagal melampaui ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Dari berbagai quick count sejumlah lembaga, PSI hanya mampu meraih suara rata-rata 2 persen. Artinya, PSI terancam tidak akan bergabung dengan partai politik di DPR RI, Senayan, Jakarta.

Meski tetap menunggu penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti, namun PSI sudah mengambil kesimpulan, bahwa partainya bakal gagal lolos ke DPR.


"Menurut quick count, PSI mendapat 2 persen. Dengan perolehan itu PSI tidak akan berada di Senayan lima tahun ke depan," kata Ketua Umum PSI Grace Natalie dalam pidato kekalahannya yang diunggah di situs resmi PSI, Rabu (17/4).

Grace mengaku seluruh pengurus PSI dan caleg telah bekerja keras berusaha meyakinkan dan mendapatkan suara rakyat. Dia menyatakan tak akan menyalahkan siapa pun terkait hasil kekalahan di Pileg 2019.

"Tapi inilah keputusan rakyat melalui mekanisme demokrasi yang harus kami terima dan hormati. Tidak ada penyesalan. Sama sekali tidak ada penyesalan," ujarnya.

Menurut Grace, dengan meraih dua persen suara artinya partai yang diusung anak muda ini mendapatkan total sekitar tiga juta suara dari seluruh Indonesia. Grace mengatakan akan tetap memperjuangkan aspirasi dari tiga juta suara tersebut.

"Tak ada suara terbuang, tak ada suara yang sia-sia. Saya ucapkan terima kasih kepada sekitar 3 juta rakyat Indonesia yang telah mempercayai PSI. Kita akan terus memperjuangkan nilai-nilai yang kita yakini," ucap Grace.

Walau sangat besar bakal gagal duduk di bangku parlemen RI, caleg PSI masih memiliki peluang untuk mendapatkan kursi di DPRD provinsi dan kabupaten kota.

Di satu sisi Grace mengungkapkan kegembiraannya karena calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo-Sandi berdasarkan quick count sejumlah lembaga survei.

"Kami siap menjadi partner Pak Jokowi menjalankan program-program kerakyatan yang akan meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Grace.

"PSI akan kembali menyapa rakyat. Bukan lima tahun lagi, tapi besok! We shall return, soon!" kata Grace. (ptj/osc)