Golkar Minta Prabowo Buka Data Real Count Internal Kubu 02

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 15:01 WIB
Ketum Golkar Airlangga Hartarto meminta Prabowo Subianto mempublikasi penghitungan real count tim internalnya yang mengklaim telah mengalahkan Jokowi. Ketum Golkar Airlangga Hartarto meminta Prabowo Subianto mempublikasi penghitungan real count tim internalnya yang mengklaim telah mengalahkan Jokowi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto membuka penghitungan real count pihaknya. Dari penghitungan itu, Prabowo mengklaim mengalahkan pasangan nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Prabowo menyatakan unggul berdasarkan penghitungan real count tim internal. Prabowo mengklaim telah meraih suara 62 persen dari 320 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Bukan bahaya, dasarnya (penghitungan) harus dipublikasi dulu," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/4).


Menteri Perindustrian itu mengatakan Prabowo harus memiliki rujukan sebelum mengklaim kemenangan. Ia pun menyarankan agar semua pihak menunggu hasil resmi penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU).


"Pertama tentu kita harus punya rujukan dan kita menunggu hasil resmi dari KPU," ujarnya.

Meskipun demikian, Airlangga senang pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dari hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. Suara Jokowi-Ma'ruf secara umum berada pada kisaran 54-55 persen. Sementara, Prabowo-Sandi pada kisaran 44-45 persen.

Airlangga meyakini hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei itu tak akan berbeda jauh dengan hasil penghitungan suara resmi dari KPU.

"Berdasarkan teori statistik dan berdasarkan pengalaman tidak jauh berbeda antara hasil dari quick count. Dan hasil resmi KPU yang masih kami tunggu," ujarnya.
Golkar Minta Prabowo Buka Data Real Count Internal Kubu 02Prabowo mengklaim kemenangan berdasar hasil real count internal. (CNN Indonesia/Andry Novelino)


Sebelumya, hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, seperti Litbang Kompas, Indo Barometer, LSI Denny JA, dan Median memperlihatkan keunggulan Jokowi-Ma'ruf atas Prabowo-Sandi.

Data Litbang Kompas menunjukkan suara Jokowi-Ma'ruf 54,44 persen dan Prabowo-Sandi 45,56 persen. Kemudian Indo Barometer, suara Jokowi-Ma'ruf 54,32 persen dan Prabowo-Sandi 45,68 persen.

Selanjutnya LSI Denny JA, suara Jokowi-Ma'ruf 55,78 persen dan Prabowo-Sandi 44,22 persen. Median memperlihatkan suara Jokowi-Ma'ruf 54,59 persen dan Prabowo-Sandi 45,41 persen.

Selain itu dari hasil hitung cepat Lembaga Survei Kedai Kopi suara Jokowi-Ma'ruf 52,92 persen dan Prabowo-Sandi 44,75 persen. Suara masuk baru 88,05 persen.

Sementara dari hitung cepat Komisi Pemilihan Umum (KPU) berdasarkan scan data C1, sampai pukul 12.00 WIB, Jokowi-Ma'ruf mendapat 60,11 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 39,89 persen berdasarkan data masuk sekita 0,28 persen dari 813.350 TPS.

(fra/pmg)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK