Ada Dua Masjid di Cilandak Sasaran Vandalisme Gambar Kelamin

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 16:19 WIB
Ada Dua Masjid di Cilandak Sasaran Vandalisme Gambar Kelamin Masjid Jami Nurul Falah yang menjadi sasaran vendalisme gambar kelamin. (CNN Indonesia/Shaskya Thalia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan cuma satu masjid di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan yang jadi sasaran vandalisme gambar kelamin. Selain Masjid Al Hikmah, Masjid Jami Nurul Falah juga jadi sasaran.

Jarak dua masjid sekitar 2 km. Masjid Jami Al-Hikmah berlokasi di Jalan Lebak Bulus IV RT 08/RW 04, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Sedangkan,Masjid Jami Nurul Falah berlokasi di Jalan Karang Tengah Raya, Cilandak, Jakarta Selatan. 

Pantauan CNNIndonesia.com, Gambar mirip alat kelamin pria dicorat-coret bagian pilar, dinding dan pintu masjid menggunakan cat semprot warna merah.

Masjid Jami Al-Hikmah terdapat 2 titik yang menjadi tempat pelaku mencorat-coret yaitu di pilar dan dinding masjid. Kemudian untuk masjid Jami Nurul Falah terdapat 3 titik yaitu pilar, dinding dan pintu masuk masjid. 
Petugas langsung menghapus gambar kelamin yang digambar orang tak bertanggung jawab. (CNN Indonesia/Shaskya Thalia)

Pengurus Masjid Jami Al Hikmah, Kibay mengatakan dari rekaman CCTV diketahui pelaku nampak tenang saat menjalankan aksinya. Setelah mencorat-coret pelaku langsung pergi. 


"Setelah itu dia (pelaku) jalan santai anggap enggak ada apa-apa. Kurang lebih dua [gambar],"kata Kibay saat ditemui di masjid Jami Al-Hikmah, Kamis (18/4).

Sementara Mansur, warga sekitar Masjid Nurul Falah mengatakan pengurus masjid dan warga langsung menghapus gambar tak senonoh itu begitu tahu. Kebetulan saat itu cat masih basah.

"Sempat pas Polisi datang enggak boleh dihapus," kata Mansur.

Saat ini, bagian-bagian masjid yang sebelumnya di corat-coret sudah bersih. Petugas masjid langsung menghapus gambar-gambar tersebut. 

Polisi tengah menyelidiki kasus ini dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV).

"Kami sudah periksa CCTV," kata Kapolsek Cilandak Komisaris Kasto Subki.

Kasto mengatakan selain melihat CCTV, polisi juga telah memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian salah satunya pengurus masjid. (sas/sur)