Kasus Ujaran 'Idiot', Ahmad Dhani Hadapi Tuntutan Jaksa

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 11:35 WIB
Kasus Ujaran 'Idiot', Ahmad Dhani Hadapi Tuntutan Jaksa Ahmad Dhani Prasetyo bakal kembali menjalani sidang di PN Surabaya, Selasa (23/4) dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa. (CNN Indonesia/Farid).
Surabaya, CNN Indonesia -- Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot', Ahmad Dhani Prasetyo bakal menghadapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/4).

Hal itu dibenarkan oleh Kasi penerangan hukum (Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung. Ia menyebut bahwa surat tuntutan itu sudah disiapkan pihaknya.

"Sudah, tuntutan itu sudah siap," kata Richard, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.


Richard memastikan bahwa tuntutan itu benar-benar sudah siap, dan akan dibacakan nanti. Ia tak ingin sidang Dhani kembali tertunda, seperti pesan majelis hakim

"Sudah siap semuanya, dan tinggal dibaca saja nanti dalam ruang sidang," ucap Richard.

Sebelumnya sidang pembacaan tuntutan musikus sekaligus pentolan Dewa 19 tersebut sempat ditunda Kamis (11/4) lalu, lantaran adanya kesalahan redaksional dalam surat tuntutan oleh JPU.

"Ada kesalahan redaksional, dan itu kami harus memeriksa lagi agar tidak salah dalam pembuatan surat tuntutan," katanya.

Dalam kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' ini Dhani didakwa dengan Pasal 45 Ayat 3 juncto Pasal 27 Ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang UU ITE.

Kasus ini bermula ketika Dhani membuat vlog dan mengucapkan kata 'idiot' kala ia diusir ketika hendak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, 26 Agustus 2018 silam.

Dhani kemudian dilaporkan oleh aktivis Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim. Pelapor merupakan salah satu elemen yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden oleh Dhani di kota kelahirannya.

[Gambas:Video CNN] (frd/osc)