Singgung Debat, Sandi Inisiasi e-Sport di Rumah Siap Kerja

CNN Indonesia | Kamis, 25/04/2019 04:35 WIB
Singgung Debat, Sandi Inisiasi e-Sport di Rumah Siap Kerja Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat mengunjungi Rumah Siap Kerja di Jakarta Selatan, Rabu (23/4). (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengunjungi salah satu program yang telah ia resmikan yaitu Rumah Siap Kerja di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (24/4). Di sana Sandi meninjau kegiatan kompetisi olahraga elektronik atau e-sport.

Sandi mengatakan dengan kegiatan e-sport tersebut, apa yang ia janjikan dalam debat terakhir capres-cawapres, 13 April lalu, sudah terpenuhi.

"Memulai kegiatan e-sport competition. Ini yang diangkat di debat kemarin. Kita bicara bukan wacana tapi kita bicara hal yang langsung real. E-sport kita lakukan," ujar Sandi kepada para wartawan.


Sandi kemudian mengatakan sebanyak 64 peserta telah berpartisipasi dalam kompetisi e-sport kategori game Viva dan telah memasuki babak perempat final. Mereka, lanjutnya adalah sejumlah anak muda dari kawasan Jakarta Selatan.

Ia menyebut pemenang e-sport akan mendapatkan hadiah berupa peningkatan skill. Kegiatan ini, kata Sandi, akan diperbanyak ke berbagai tempat bukan hanya di Rumah Siap Kerja ini.

Selain itu, Sandi mengungkapkan pihaknya ingin agar wadah e-sport melalui Rumah Siap Kerja ini bisa menjadi peluang bagi pemuda mendapatkan lapangan pekerjaan.

"E-sport ini kan suatu tren, bagaimana caranya anak-anak muda ini jangan hanya kecanduan e-sport, tapi mereka harus menjadi bagian dari pada rantai ekonomi," jelasnya.

"Jangan hanya kita menjadi pasar tapi kita juga harus mampu menciptakan nilai ekonomi dari e-sport," tambahnya.

Kurangi Angka Pengangguran

Selain meninjau kegiatan e-sport, dalam kunjungannya Sandi juga memantau kegiatan pelatihan public speaking.

Ia sempat berdiskusi secara tertutup dengan mitra Rumah Siap Kerja untuk membicarakan ragam kegiatan yang akan dilakukan di sejumlah daerah. Lewat Rumah Siap Kerja ia pun mengklaim akan mengurangi jumlah pengangguran dalam 5 tahun ke depan.

"Kita akan mengurangi jumlah pengangguran di anak-anak muda, 2 juta jumlah pengangguran dalam 5 tahun ke depan melalui kegiatan Rumah Siap Kerja," kata dia.

Selain itu, Sandi mengaku pihaknya masih melakukan tabulasi terkait jumlah orang yang sudah terserap ke lapangan pekerjaan melalui kegiatan Rumah Siap Kerja.

"Kalau dari visitnya sendiri kita melihat semakin hari semakin banyak, kita akan tabulasi dan jumlah daripada penyedia lapangan pekerjaannya akan kita tingkatkan," ujar Sandi. (ani/wis)