Diundang Jokowi, Said Iqbal Cs Sepakat Hari Buruh Damai

CNN Indonesia | Jumat, 26/04/2019 15:28 WIB
Diundang Jokowi, Said Iqbal Cs Sepakat Hari Buruh Damai (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah pemimpin organisasi buruh di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/4). Jokowi didampingi Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Pemimpin serikat buruh yang hadir antara lain, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nuwa Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Mudhofir.

Kemudian Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia Ilhamsyah, Ketua Umum Sarikat Buruh Muslimin Indonesia Syaiful, Presiden Konfederasi Serikat Nusantara Muchtar Guntur, dan Ketua Komisi A DPRD DKI Wiliam Yani.


Pertemuan berlangsung selama setengah jam sebelum Salat Jumat. Suasana di dalam suasana yang akrab.
Jokowi mengatakan dalam pertemuan tersebut turut dibahas peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei mendatang.

Kata Jokowi, seluruh unsur pimpinan organisasi buruh sepakat peringatan Hari Buruh berlangsung damai.

"Semuanya sepakat bahwa peringatan hari buruh akan dilakukan dengan cara-cara kegiatan-kegiatan yang baik, yang memberikan ketenangan dan damai," kata Jokowi dalam keterangan resmi Biro Pers.

Menurut Jokowi, peringatan yang berlangsung damai diharapkan masyarakat ikut merasakan kegembiraan saat Hari Buruh yang berlangsung pekan depan.

"Sehingga kita harapkan rakyat juga ikut merasakan kegembiraan dalam merayakan hari buruh minggu depan," ujarnya.

Selain peringatan Hari Buruh, Jokowi mengaku turut membahas rencana revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Ia ingin revisi tersebut menampung aspirasi buruh maupun pengusaha.

"Jangan sampai ada yang dirugikan karena PP 78 ini. Ya dua hal itu tadi yang kita bicarakan," kata Jokowi.
Sementara, Presiden KSPSI Andi Gani Nuwa Wea menekankan agar pemerintah membentuk desk perburuhan di kepolisian untuk melindungi hak-hak buruh. Desk perburuan di kepolisian itu bisa menjadi tempat mencari keadilan para buruh.

Di sisi lain, pertemuan itu juga menyiratkan dukungan politik dari Said Iqbal kepada Jokowi. Said Iqbal adalah salah satu pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Said juga dikenal kritis terhadap pemerintahan Jokowi.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)