Salah Input KPU 199 Kasus, Jokowi dan Prabowo 'Dicurangi'

CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 19:33 WIB
KPU mendata salah input pada Situng terkait Pilpres 2019 mencapai 199 kasus, di mana kesalahan ini sama-sama mendera Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi. Komisioner Komisi Pemilihan Umum Ilham Saputra. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesalahan input pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) khusus Pilpres 2019 atau yang dikenal dengan real count KPU menembus angka 199 kasus. Dari jumlah itu, suara Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sama-sama ada yang berkurang dan bertambah.

Komisioner KPU Ilham Saputra menyampaikan jumlah tersebut merupakan hasil laporan masyarakat dan temuan KPU.

"Kesalahan entri per 1 Mei 2019 sebanyak 199 kasus," ujar Ilham dalam keterangan tertulis, Kamis (2/5).


Dari data yang dibagikan Ilham, tercatat ada 54 kasus yang berasal dari laporan masyarakat. Sementara 145 kasus merupakan hasil temuan KPU.

Ilham menyampaikan sebagian besar dari kasus salah input data ke Situng sudah langsung dibereskan oleh KPU.

"Sudah ada 176 kasus yang diselesaikan dan 23 lagi masih dalam proses," ucap dia.

Kesalahan input data pada Situng terjadi pada suara pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi.

Secara rinci, ada 19 kasus suara paslon 01 berkurang dan 33 kasus suara paslon 01 bertambah. Lalu ada 53 kasus di mana suara paslon 02 berkurang, sedangkan 23 kasus suara paslon 02 bertambah.

Kemudian dalam 9 kasus, suara kedua paslon sama-sama berkurang. Sementara pada 11 kasus lainnya, suara 01 dan suara 02 sama-sama bertambah.

Ada pula 34 kasus suara 01 bertambah dan suara 02 berkurang. Sementara hanya ada 17 kasus di mana suara 01 berkurang lalu suara 02 bertambah.

[Gambas:Video CNN] (dhf/osc)