Sambangi MUI, Andre Taulany Mohon Maaf dan Minta Bimbingan

CNN Indonesia | Sabtu, 04/05/2019 22:53 WIB
Sambangi MUI, Andre Taulany Mohon Maaf dan Minta Bimbingan Ilustrasi MUI. (Dok. seeklogo.com).
Jakarta, CNN Indonesia -- Artis Andre Taulany hari ini diketahui mendatangi gedung Majelis Ulama Indonesia untuk mengklarifikasi ucapannya yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW.

Ketua Komisi Dakwah MUI Cholil Nafis mengatakan dalam pertemuan tersebut Andre menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menghina nabi lewat candaannya tersebut.

"Dia (Andre) menyampaikan sama sekali saya (Andre) tidak niat menghina nabi, tapi mungkin karena keawaman saya kata dia, enggak tahu kalau begitu sampai melukai person umat Islam," kata Cholil kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (4/5).

Andre, kata Cholil, pun meminta bimbingan kepada MUI agar ke depan candaanya tidak lagi melukai pihak lain, termasuk umat Islam.


"Dia minta bimbingan ke MUI, siap dibimbing, siap ditegur, apapun yang menjadi kebaikan dia siap mengikuti MUI," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, sambung Cholil, Andre juga sekaligus meminta maaf kepada para ulama, habib, ustaz dan umat Islam atas candaan yang telah ia lakukan.

"Atas keteledorannya mohon maaf dan minta bimbingan kepada para ulama, para habaib dan uztaz," ucap Cholil.

Mewakili MUI, Cholil meminta kepada Andre untuk lebih berhati-hati dalam membuat sebuah candaan atau lelucon. Ia meminta Andre untuk tidak pernah membawa-bawa agama ataupun nabi dalam setiap candaan yang dilontarkan.

Selain itu, Cholil juga meminta Andre agar apa yang tejadi saat ini dijadikan sebagai sebuah pelajaran sehingga ke depannya tidak terulang lagi.


"Lebih berhati-hati, jadikan sebagai pelajaran apapun yang berkenaan dengan agama jangan jadi bahan candaan, apapun yang berkenaan dengan Al Quran, Nabi Muhammad SAW itu jangan diperpanjang dengan candaan karena sensitif bagi umat Islam," tutur Cholil.

Sebelumnya, PA 212 melaporkan komedian Andre Taulany ke Bareskrim Polri pada Sabtu (4/5) siang terkait dugaan penodaan agama.
Anggota advokasi hukum PA 212, Dedi Suhardadi menilai perkataan Andre dalam sebuah video yang beredar di media sosial beberapa hari terakhir ini sudah menghina Nabi Muhammad.

Ucapan yang dimaksud oleh Dedi adalah ucapan Andre saat sang komedian memandu acara bincang-bincang di salah satu televisi swasta.

Dalam video tersebut, bintang tamu program Andre mengatakan bahwa ia pernah membaca kisah bahwa aroma [tubuh] Nabi Muhammad seribu bunga. Andre kemudian menimpali perkataan bintang tamunya dengan ucapan, "Seribu bunga? Itu badan atau kebon?"


Perkataan Andre yang terjadi pada 2017 itu kemudian menjadi viral di media sosial belakangan ini.

"Maksud kedatangan kami ingin menyampaikan laporan kepada polisi tentang adanya dugaan penodaan agama berupa penghinaan kepada Rasulullah SAW yang diduga dilakukan oleh Andre Taulany," kata Dedi saat baru tiba di kantor Bareskrim Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Selain itu, Andre juga dilaporkan oleh seorang pengacara bernama Sulistyowati dengan tuduhan penodaan agama ke Polda Metro Jaya. Laporan dilayangkan lantaran dirinya merasa tak terima dengan pernyataan Andre. Ia menilai sebagai seorang komedian, Andre seharusnya bisa mencari bahan lelucon selain nabi ataupun ustaz.

Atas dasar itu, Sulistyowati melaporkan Andre dengan dengan dugaan penodaan agama pasal 156a KUHP. Laporan itu telah diterima pihak kepolisian dengan nomor laporan TBL/2727/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 4 Mei 2019.




(dis/lav)