Ratna Sarumpaet Berharap Kesaksian Fahri Hamzah Meringankan

CNN Indonesia | Selasa, 07/05/2019 09:43 WIB
Ratna Sarumpaet Berharap Kesaksian Fahri Hamzah Meringankan Terdakwa kasus hoaks Ratna Sarumpaet tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/5). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terdakwa kasus hoaks Ratna Sarumpaet berharap keterangan yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bisa meringankan hukuman yang menjeratnya. Pada sidang kali ini, Fahri akan memberi keterangan sebagai saksi fakta.

Ratna tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 08.35 WIB untuk menjalani sidang lanjutan hari ini. Dalam sidang kali ini, Ratna akan menghadirkan dua saksi fakta dan satu saksi ahli.

"Beliau (Fahri) kan saksi yang meringankan ya saya harap. Insya Allah (dapat membantu)," ujar Ratna, Selasa (7/5). 


Selain Fahri, Ratna juga akan menghadirkan saksi ahli bahasa. Namun dia enggan berkomentar banyak terkait saksi-saksi yang akan hadir dalam sidang.


"Ya, lihat saja nanti," tuturnya.

Saat dihubungi terpisah, Fahri menyatakan akan hadir untuk menjadi saksi fakta dalam sidang lanjutan Ratna. 

"Ya (akan hadir)," ujarnya melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.

Dalam kasus ini, Ratna didakwa dengan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana karena dianggap telah menyebarkan berita bohong untuk membuat keonaran.


Selain itu, Ratna juga didakwa dengan Pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dinilai telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian atas dasar Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Sebelumnya, Ratna menyebut Fahri sempat menawarkan diri untuk menjadi saksi fakta bagi dirinya. Dia pun senang dengan kesaksian Fahri yang diharapkan bisa meringankan hukuman.

Ratna menyebut Fahri ikut hadir dalam aksi unjuk rasa di Cikini, Jakarta Pusat, pada ahir 2018 lalu. Saat itu sejumlah aktivis dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa tidak hanya di Cikini, tapi juga di Polda Metro Jaya.

Mereka mendesak agar aparat segera menangkap pelaku dugaan penganiayaan Ratna Sarumpaet. Massa aksi menduga Ratna menjadi korban penganiayaan lawan politik.

"Saya pikir sih lebih ke human side-nya. Karena dia kan hadir, dia saksi fakta ya. Dia hadir di demo yang di Cikini, jadi dia mau menyampaikan apa arti dari pertemuan ini," tuturnya.


[Gambas:Video CNN] (gst/pmg)