Fahri menjadi saksi fakta untuk terdakwa berita bohong Ratna Sarumpaet dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/5). Dia memberi 'kuliah' soal Twitter usai JPU menanyakan akun Twitter-nya karena sempat mengunggah pendapat soal pengeroyokan Ratna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi gini mohon maaf saya mau ngasih teori Twitter dulu, @ itu alamat, judulnya itu kita bisa ganti. Bapak kalau baca Twitter saya hari ini judulnya itu arah baru 2019 itu kita ganti rutin sesuai dengan macam-macam," ujarnya.
Kedua tokoh itu memang sempat terlibat silang pendapat menyangkut soal foto wajah Ratna. Peristiwa itu terjadi pada 2 Oktober.
Fahri pun tak menampik terjadi silang pendapat dengan Tompi. Saat itu Tompi mengutarakan wajah Ratna merupakan hasil operasi plastik sedangkan Fahri bersikukuh Ratna korban pengeroyokan.
"Ya (silang pendapat) dengan Tompi," tuturnya.
"(Silang pendapat) Dengan banyak orang itu, biasa tiap hari begitu. Kita di medsos ledek-ledekan, candaan, berargumen ya itulah dunia kita sekarang," ucapnya. (gst/wis)