Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan operasi itu digelar dalam rangka mengamankan pelaksanaan ibadah puasa di DKI Jakarta.
"Dalam rangka cipta kondusif di bulan Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri 2019," kata Argo, Rabu (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejahatan jalanan maupun di angkutan umum, tindakan premanisme, hipnotis, perampokan, debt collector, perjudian dan pelaku tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat lainnya," ujar Argo.
Dalam operasi tersebut, kata Argo, pihaknya menerjunkan 478 personel dari masing-masing Polres yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Setelah Operasi Pekat Jaya berakhir, polisi bakal melanjutkan dengan Operasi Ketupat guna mengamankan jalur mudik.
Sebelumnya, Argo mengatakan Polda Metro Jaya juga menyiapkan tim khusus anti-bandit (Tekab) guna menjaga keamanan selama Ramadan tahun ini. Tim anti-bandit itu sendiri sudah dibentuk sejak beberapa waktu lalu oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono.
"Polda Metro Jaya membentuk Tekab. Tekab itu sasarannya bermacam-macam, ada kejahatan jalanan (street crime), ada kebut-kebutan dan juga ada pencurian di jalanan dan pencurian di tempat rumah kosong dan sebagainya," kata Argo saat dikonfirmasi, Sabtu (4/5).