Kalah di Sengketa Lahan Stadion BMW, Pemprov DKI Akan Banding

CNN Indonesia | Rabu, 15/05/2019 10:37 WIB
Kalah di Sengketa Lahan Stadion BMW, Pemprov DKI Akan Banding Proyek pembangunan Stadion BMW. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengajukan banding setelah kalah di kasus sengketa lahan Stadion BMW (Bersih Manusiawi dan Berwibawa) di Jalan Danau Sunter Barat, Jakarta Utara. Kabiro Hukum Pemprov DKI Yayan Yuhana mengatakan bakal mengajukan banding atas putusan tersebut.

"Sudah (terima putusan). (Kita) banding," kata Yayan kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/5).

Selanjutnya Yayan belum mendetail bentuk usaha hukum yang bakal dilakukan untuk memperjuangkan Stadion BMW tersebut. Sementara Pengacara PT Buana Permata Hijau, Damianus Renjaan, sebagai penggugat atau pemilik lahan pun menyatakan bakal terus melawan DKI. "Kita akan ladeni (DKI) kalau banding. Kita tempuh jalur hukum," kata Damianus.

Sebelumnya Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta lewat sidang perkara No. 282/G/2018/PTUN-JKT memenangkan PT Buana Permata Hijau dalam gugatan melawan Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Pemprov DKI Jakarta.

Dengan putusan ini, Damianus menyatakan bahwa gugatan PT Buana dikabulkan dan sertifikat hak pakai DKI dengan nomor 314 dan 315 itu dibatalkan.
Dijelaskan Damianus lahan seluas 6,9 hektar tersebut sedianya milik PT Buana. Itu artinya pembangunan Stadion BMW terancam batal.


Namun pada tahun 1994, DKI mengaku telah membebaskan lahan tersebut dengan menitipkan uang konsinyasi kepada pengadilan. Sementara PT Buana baru mengetahui ada pembebasan itu per tahun 2017. "Nah hal itu yang dibatalkan oleh pengadilan. Jadi kembali menjadi milik PT Buana," ucap dia.

Pembangunan Stadion BMW merupakan janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berkompetisi menjadi gubernur. Pembangunan sudah dilaksanakan dan rencananya menelan biaya Rp900 miliar untuk tahun 2019.
Kalah di Sengketa Lahan Stadion BMW, Pemprov DKI Akan BandingRencana Jakarta International Stadium. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Anies resmi memulai pembangunan stadion DKI yang bernama Jakarta International Stadium (JIS) itu pada Maret lalu. Ia pun menjanjikan stadion pertama yang berkelas dunia berkapasitas 82 ribu penonton dan terpadu dengan angkutan umum.

Dibukanya proyek ini ditandai dengan sepak mula atau kick off yang dilakukan Anies di Kawasan Taman BMW, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

[Gambas:Video CNN] (ctr/dea)