TKN: Kemenangan Jokowi, Kemenangan Rakyat

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 11:33 WIB
TKN: Kemenangan Jokowi, Kemenangan Rakyat Sekjen TKN Hasto Kristiyanto. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin bersyukur dengan hasil rekapitulasi suara KPU yang menetapkan Jokowi-Ma'ruf sebagai pemenang Pilpres 2019.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengklaim kemenangan Jokowi-Ma'ruf merupakan kemenangan rakyat.

"Kami mensyukuri kemenangan ini. Inilah kemenangan rakyat. Namun kami ingin tegaskan bahwa pemilu hanyalah alat mencari pemimpin," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Selasa (21/5).


KPU mengumumkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019 dengan raihan 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah 154.257.601 suara.
Sementara pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 68.650.239 suara sah atau 44,50 persen dari total suara sah. Hasil itu berdasarkan rekapitulasi nasional penghitungan suara Pemilu 2019.

Usai pengumuman pemenang Pemilu, KPU akan menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih paling lambat tanggl 24 Mei jika tidak ada gugatan pasca pengumuman.

Hasto menuturkan Jokowi-Ma'ruf bukan presiden dan wakil presiden kelompok tertentu. Ia berkata Jokowi-Ma'ruf merupakan pemimpin seluruh rakyat Indonesia.
TKN Sebut Kemenangan Jokowi, Kemenangan RakyatPeta kemenangan Jokowi-Ma'ruf. (CNN Indonesia/Fajrian)
Jokowi-Ma'ruf, kata dia, bukan merupakan pemimpin yang membeda-bedakan warga negara atas dasar pilihan politiknya, suku, agama, jenis kelamin, dan status sosialnya.

Lebih lanjut, Sekjen PDIP ini menyampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memberi ucapan selamat secara khusus kepada Jokowi-Ma'ruf.

Ia berkata Megawati berpesan pembangunan sumber daya manuai bukan menjadi fokus utama dalam periode kedua kepemimpinan Jokowi.

"Ibu Megawati juga berpesan agar kekuasaaan harus sepenuhnya diabdikan bagi kepentingan rakyat, bangsa dan negara," ujarnya.
Di sisi lain, Hasto menyampaikan Jokowi-Ma'ruf memiliki basis legitimasi yang tinggi di parlemen ke depan. Dengan dukungan lebih dari 60 persen di DPR, ia memprediksi pemerintahan ke depan lebih solid, kuat, dan efektif.

"Gagasan mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan akan dapat dicapai melalui perjuangan bersama. Syaratnya semua bersatu dan mengelola kekuasaan negara dengan cara gotong royong," ujar Hasto.

Lebih dari itu, Hasto menyampaikan PDIP yakin kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf akan menempatkan konsolidasi politik nasional dengan semangat rekonsiliasi.

"Pemilu 2019 telah menunjukkan capaian peradaban demokrasi Indonesia sehingga pemilu berjalan demokratis dengan partisipasi rakyat yang begitu tinggi, lebih dari 80 persen. Di sinilah rakyat memberikan suaranya bagi kemajuan Indonesia Raya," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (jps/ugo)