LIPUTAN KHUSUS

Hijab Syahrini, Hijrah dan Bisnis Selebriti

CNN Indonesia | Senin, 08/07/2019 14:54 WIB
Hirah Festival jadi ajang berkumpul komunitas dan umat muslim untuk berbagi ilmu dan peluang ekonomi. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)
Jakarta, CNN Indonesia -- "Insyaallah ya ustaz minta izin dulu sama suami kalau mau pakai hijab," ujar Syahrini menjawab pertanyaan Ustaz Abu Fida.

Celetukan sang biduan itu mengundang tawa pengunjung yang hadir di acara Hijrah Fest 2019 di Medan, Sumatera Utara, awal April lalu. Tak terkecuali suaminya, Reino Barack, yang ikut hadir dalam acara tersebut.

Kedatangan Syahrini dan Reino di asrama haji kota Medan saat itu memang terbilang mengejutkan. Keduanya mendadak datang kompak dengan pakaian serba putih. Syahrini pun tampil khusus dengan gamis dan hijab, berbeda dengan penampilannya selama ini.


Penyanyi yang terkenal dengan gaya 'maju mundur cantik' itu sengaja menyempatkan diri datang ke acara Hijrah Fest yang digagas rekan sesama selebriti, Arie Untung.


Aula asrama haji saat itu pun dipenuhi pengunjung. Tak hanya anak muda dan kalangan ibu-ibu, barisan laki-laki pun penuh oleh mereka yang hadir ke Hijrah Fest.

Di satu sudut luar asrama haji, sejumlah pengunjung juga terlihat lalu lalang berfoto. Termasuk Tasqya, yang terlihat sibuk membenahi hijabnya saat hendak berfoto di salah satu booth bertuliskan Hijrah Fest Medan. Sambil menggamit lengan rekan di sebelahnya, ia tersenyum ke arah ponsel yang mengarah padanya.

"Lumayan untuk upload di instagram," ucapnya.

Ini adalah kali pertama Tasqya datang ke acara festival hijrah. Dengan gamis panjang, hijab lebar menutup dada, dan make up tipis di bagian alis dan lipstik, perempuan berusia 18 tahun ini datang pada hari terakhir gelaran Hijrah Fest bersama sejumlah rekannya.

"Pengen ikut kajian ustaz Oemar Mita sih ini, makanya sengaja datang hari terakhir," kata Tasqya saat ditemui CNNIndonesia.com.
HIJRAH EMBARGO 10Suasana Hijrah Fest Medan. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)

Mahasiswi salah satu universitas di Medan ini mengaku senang bisa datang ke gelaran Hijrah Fest. Menurutnya, sangat jarang bahkan hampir tak ada acara festival yang berisi pengajian. Apalagi ustaz yang diundang pun banyak dikenal anak muda.

"Senang, ustaznya terkenal, kemasannya juga anak muda banget. Apalagi ada Syahrini yang jadi special guest," tuturnya.

Harga tiket masuk ke acara Hijrah Fest pun dinilai Tasqya sebanding dengan fasilitas yang diperoleh. Ia memilih membeli tiket untuk satu hari seharga Rp100 ribu lantaran tak bisa datang terusan selama tiga hari berturut-turut.

Hitung saja, berapa banyak anak muda yang tampil seperti Tasqya. Mengenakan hijab lebar menutup dada namun tetap terlihat modis. Penggunaan hijab lebar ini merupakan bagian dari hijrah fisik yang selama ini digaungkan melalui media sosial oleh beberapa artis yang hijrah. Dari hijab berukuran pendek yang hanya sepanjang bahu menjadi menutup dada.

Tak sedikit pula pengunjung perempuan atau yang karib disapa akhwat ini mengenakan niqab atau cadar. Sementara pengunjung laki-laki atau ikhwan, kebanyakan mengenakan baju koko dengan celana cingkrang atau isbal yang juga gencar dipasarkan.

Meski tak terlalu banyak, sejumlah pengunjung memilih berbelanja atau sekadar membeli makanan dari stan yang ada sembari menunggu sesi kajian dari sejumlah ustaz.


Termasuk Satrio, salah satu pengunjung yang memilih berkeliling stan pakaian sambil menunggu kajian ustaz Oemar Mita selepas maghrib.

Pria berusia 30 tahun ini mengaku sengaja datang ke acara Hijrah Fest karena ingin mendalami Islam dan mematangkan niat hijrahnya lebih serius, meski juga tak mengelak dari rasa penasaran menyaksikan banyaknya artis ibu kota yang turut meramaikan acara. Dia tak memungkiri banyaknya selebritas yang hijrah turut memengaruhi dirinya.
HIJRAH EMBARGO 10Ajang Hijrah Fest menjadi tempat bertemu dan berkumpul kalangan muslim muda yang telah memutuskan untuk lebih mendalami agama Islam. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)

Hijrah Fest adalah sebuah acara yang diselenggarakan sebagai wadah berkumpulnya umat dan komunitas muslim Indonesia untuk berinteraksi. Gelaran akbar Hijrah Fest terbentuk seiring berkembangnya tren hijrah yang terus meningkat, terutama di kota-kota besar.

Hijrah Fest menghadirkan sejumlah tokoh, ustaz, dan komunitas muslim untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan cerita dengan tujuan memperkuat Ukhuwah Islamiyah. Selain itu juga Hijrah Fest menjadi tempat berjualan komunitas muslim maupun perorangan dalam bentuk produk busana maupun kuliner.

Tama, pedagang pakaian muslim pria, bersyukur bisa meraup keuntungan hingga Rp10 juta dengan berjualan di Hijrah Fest Medan. Dia dipatok sewa sebesar Rp2 juta selama tiga hari membuka stan di sana.


Dia mengamini tren hijrah yang makin marak turut berdampak positif pada barang yang ia jual. Saat ini makin banyak anak muda yang mencari baju koko, kaftan, celana di atas mata kaki atau celana isbal hingga peci cap. Peci yang berbentuk seperti topi dan celana isbal menjadi produk yang paling banyak dicari.

Menurut Tama, geliat hijrah membuat banyak anak muda merasa keren dengan berbusana syar'i seperti menggunakan celana di atas mata kaki.

"Pemuda muslim yang hijrah tetap fashionable," ucapnya.

Acara yang baru pertama kali digelar di kota Medan ini merupakan rangkaian lanjutan dari festival hijrah yang terbilang cukup sukses digelar di Jakarta pada 2018. 

Sejumlah ustaz kondang di media sosial pun hadir seperti ustaz Derry Sulaiman, Oemar Mita, Handy Bonny, dan Abu Fida. Sementara selebritas yang selama ini dikenal sebagai bagian dari hijrah squad juga ikut mengisi acara seperti Arie Untung, Mario Irwinsyah, Dimas Seto, Irwansyah, dan Zaskia Sungkar.

Panitia Hijrah Fest mematok harga tiket cukup lumayan, yakni sebesar Rp100 ribu untuk satu hari dan Rp250 ribu untuk tiga hari berturut-turut. Meski demikian, ribuan tiket masuk ke Hijrah Fest tetap ludes terjual. Bahkan panitia terpaksa menggratiskan tiket masuk bagi sejumlah pengunjung di hari terakhir. (DAL/DAL)
1 dari 2




BACA JUGA