Aksi Ricuh, Polisi Tangkap Belasan Demonstran Depan Bawaslu

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 23:51 WIB
Aksi Ricuh, Polisi Tangkap Belasan Demonstran Depan Bawaslu (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi mengamankan belasan massa aksi setelah terjadi kericuhan di sekitar Gedung Bawaslu, Jakarta, pada Selasa (21/5) malam.

Berdasar pantauan CNNIndonesia.com, kericuhan terjadi setelah massa aksi kembali ke depan Gedung Bawaslu setelah sebelumnya sempat membubarkan diri usai salat Tarawih tepatnya pada pukul 20.45 WIB.

Namun massa aksi kembali ke depan Bawaslu sekitar pukul 22.20 WIB.



Kapolres Jakarta Pusat Harry Kurniawan mengatakan bahwa beberapa orang diamankan dan dibawa ke dalam Gedung Bawaslu untuk mediasi.

"Dari tadi kita kan udah damai aman tiba-tiba ada massa saya belum tahu dari mana ini ya. Dari tadi mancing terus merusak barrier mancing-mancing terus, ya sudah kita lakukan upaya. Ya sudah kita bubarkan semua," ujar Harry.

Meski begitu, ia tidak menjelaskan berapa orang massa aksi yang diamankan polisi.

"Saya belum tahu. Ini masih diamankan," tambahnya.


Sementara itu, situasi di sekitar Gedung Bawaslu berlangsung tegang. Beberapa demonstran juga sempat memprovokasi terhadap polisi.

"Kita rakyat. Polisi harusnya mengayomi," kata demonstran yang bertahan.

Polisi kemudian mengambil tindakan represif dengan membubarkan massa aksi dan menangkap beberapa di antaranya.

Setelah tindakan tersebut, massa yang berkerumun di persimpangan Sarinah tampak lengang. Namun tak lama kemudian, pasukan Brimob mengejar massa lain yang berada di ruas Jalan Wahid Hasyim arah Tanah Abang.

Mereka mendesak setidaknya hingga nyaris 100 meter. Setelah dianggap telah bersih dari pengunjuk rasa, satuan Brimob tadi kembali bersiaga di persimpangan Sarinah.

[Gambas:Video CNN] (bmw/stu)