Sekelompok Orang Salat Gaib di Jalan Thamrin Petang Ini

CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 17:25 WIB
Sekelompok Orang Salat Gaib di Jalan Thamrin Petang Ini Massa salat bersama di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, 24 Mei 2019. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekelompok orang tiba-tiba berkumpul di perempatan Sarinah, MH Thamrin, Jakarta di depan Kantor Bawaslu RI.  Mereka mulai berkumpul sekitar pukul 16.10 WIB, Jumat (24/5).

Semula massa yang menamakan diri Pribumi Bersatu ini hanya berbincang satu sama lain. Namun seiring jumlah massa bertambah, mereka mulai melakukan aktivitas dari mulai yang berselawat bersama, bahkan sambil berswafoto atau merekam momen tersebut dengan ponsel masing-masing.

Kemudian seorang pria meminta massa untuk berjajar di trotoar menghadap ke arah kiblat. Sang koordinator, Hasri Harahap, lalu mengajak massa untuk melaksanakan salat gaib. Hasri sendiri bertindak sebagai imam salat gaib berjemaah tersebut.


"Hari ini kita akan salat gaib dan tabur bunga untuk para korban, begitu juga petugas KPPS yang meninggal dunia, jumlahnya sampai 700 orang. Semoga mereka jadi ahli jannah (penghuni surga)," tutur Hasri sebelum memimpin salat gaib.


Kemudian massa yang berjumlah sekitar lima puluh orang melaksanakan salat gaib. Salat gaib dilakukan di Jalan depan kafe Starbucks yang berada di Gedung Skyline.

Usai salat, Hasri mengajak massa untuk menyalami aparat Brimob yang sudah berjaga dengan seragam lengkap. Para aparat menyambut dengan salam dan senyum.

"Brimob takbir!" ucap perwakilan massa.

"Allahuakbar!" sambut aparat Brimob yang diikuti massa aksi.
Sekelompok Orang Salat Gaib di Jalan Thamrin Petang IniSekelompok orang menggelar salat gaib di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)

Hasri selaku koordinator dan imam salat pun meminta kelompoknya untuk membubarkan diri. Namun, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, belum sepenuhnya massa tersebut meninggalkan lokasi. Sebagian masih ada yang berbincang-bincang dan kegiatan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, tak ada pengeras suara yang digunakan orator dan imam salat gaib tersebut. Selain itu, tak terlihat pula ada mobil komando seperti pada aksi dua hari sebelumnya.

Sebelumnya, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional Pemilu 2019, Gedung Bawaslu RI yang berada di Jalan MH Thamrin itu menjadi sasaran aksi pengunjuk rasa.

Aksi tersebut pun berujung kisruh pada 21 hingga 22 Mei malam.

Atas kerusuhan tersebut, sejumlah tokoh dan pengamat meminta para elite politik untuk mendinginkan suasana, bukan justru mengeluarkan pernyataan yang memanas-panasi.

Walhasil, Capres nomor urut 01 Joko Widodo (yang juga presiden petahana) menggelar jumpa pers. Pun begitu, rival politiknya Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar jumpa pers dan menyampaikan imbauan lewat akun media sosial pribadinya.

(dhf/kid)